Penerbangan Tersibuk di Dunia Ternyata Menuju 'Pulau Kecil'

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 19/09/2018 19:51 WIB
Penerbangan Tersibuk di Dunia Ternyata Menuju 'Pulau Kecil' Pulau Jeju di Korea Selatan. (Istockphoto/orpheus26)
Jakarta, CNN Indonesia -- Benua Amerika memang menjadi rumah bagi pasar penerbangan terbesar. Namun ketika berbicara tentang rute penerbangan tersibuk di dunia, wilayah Asia Pasifik yang ternyata memegang peran tersebut.

Mengutip Travel and Leisure pada Selasa (18/9), sebuah studi yang dilakukan oleh jaringan penerbangan Routes Online membuktikannya.

Studi tersebut mengungkapkan bahwa rute perjalanan dari Bandara Internasional Gimpo, Seoul ke Pulau Jeju merupakan rute yang paling sibuk di dunia dengan total penumpang mencapai 13,4 juta di tahun 2017.


Angka ini berada 4 juta lebih tinggi dibanding angka penumpang dari Melbourne ke Bandara Internasional Kingsford Smith, Sydney, yang menjadikan rute ini sebagai rute penerbangan tersibuk kedua di dunia.

Setiap harinya rute penerbangan dari Seoul ke Pulau Jeju dapat menerbangkan 37 ribu penumpang dalam 180 penerbangan.

Harga tiket penerbangan dari Seoul ke Pulau Jeju dimulai dari US$94 (sekitar Rp1,4 juta) untuk sekali pergi.

Pulau Jeju merupakan salah satu destinasi wisata Korea Selatan yang sarat wisatawan lokal maupun mancanegara.

Hal ini tentunya di dukung oleh banyaknya resor pantai tropis hingga pemandangan Gunung Api Hallasan, gunung tertinggi di Korea Selatan yang siap memanjakan mata.

Routes Online memakai data jadwal dari Penganalisis Jadwal OAG dan data penumpang milik Intelijen Pasar Saber di tahun 2017 untuk menentukkan 500 jalur penerbangan tersibuk di seluruh dunia.

Dari 10 peringkat teratas rute penerbangan tersibuk di dunia, delapan di antaranya berada di wilayah Asia Pasifik.

Rute penerbangan dari Sapporo ke Tokyo memegang peringkat ke-3 dengan 8,7 juta penumpang.

Diikuti oleh Fukuoka ke Tokyo dengan angka penumpang sebesar 7,8 juta.

Sedangkan rute penerbangan dari Jakarta ke Singapore memegang peringkat rute penerbangan internasional dengan 4,8 juta penumpang.

(fey/ard)