Maret dan September Momen Telur Berdiri Tegak di Khatulistiwa

ANTARA, CNN Indonesia | Minggu, 23/09/2018 02:48 WIB
Maret dan September Momen Telur Berdiri Tegak di Khatulistiwa Pengunjung mendirikan telur untuk melihat bayangan benda yang tegak lurus menghilang dalam fenomena kulminasi di Tugu Khatulistiwa, Pontianak, Kalimantan Barat. (CNNIndonesia/Destriadi Yunas Jumasani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu peristiwa unik yang terjadi saat titik kulminasi matahari di kawasan Tugu Khatulistiwa Pontianak, Kalimantan Barat, yakni telur ayam bisa berdiri tegak lurus tanpa bayangan.

Telur bisa berdiri tegak lurus karena putaran kulminasi matahari dan kuatnya grativitasi matahari dalam momen tersebut.

Sekda Kalbar, Syarif Kamaruzzaman, mengatakan kalau peristiwa titik kulminasi matahari yang berlangsung 21-23 September 2018 ini sepatutnya disebarluaskan.


"Sehingga kalau hal itu terus diinformasikan ke masyarakat luar, maka bisa menarik minat wisatawan baik nasional maupun mencanegara untuk berkunjung ke Pontianak," kata Syarif di Pontianak, seperti yang dikutip dari Antara pada Sabtu (22/9).

"Ke depan kegiatan dan promosi peristiwa kulminasi yang terjadi dua tahun sekali, yakni setiap 21-23 Maret dan September, agar terus dilakukan," ujarnya.

Pemkot Pontianak melalui Dinas Pemuda Olahraga dan Dinas Pariwisata kota setempat menggelar kegiatan seni dan budaya serta iptek lebih awal dalam memeriahkan titik kulminasi matahari di kawasan Tugu Khatulistiwa tahun ini.

Dari biasanya kegiatan digelar tanggal 21-23 September atau selama tiga hari, tahun ini menjadi lima hari, yakni mulai 19-24 September 2018.

Kulminasi matahari berada tegak lurus di atas kepala manusia, yakni pada tanggal 21-23 Maret pukul 11.50 WIB, dan tanggal 21-23 September jam pukul 11.38 WIB di Tugu Khatulistiwa Pontianak.

Kulminasi matahari merupakan peristiwa alam yang hanya terjadi di lima negara, antara lain di Indonesia, tepatnya di Pontianak. Empat negara lain, masing-masing Afrika, yaitu Gabon, Zaire, Uganda, Kenya dan Somalia.

Di Amerika Latin, garis itu juga melintasi empat negara yaitu, Equador, Peru, Columbia dan Brazil.

Dari semua kota atau negara yang dilewati tersebut, hanya ada satu di dunia ini yang dibelah atau dilintasi secara persis oleh garis khatulistiwa, yaitu Kota Pontianak. (ard)


BACA JUGA