TN Bali Barat, Rumah Penyelam dan Pelari Lintas Alam

Tim , CNN Indonesia | Rabu, 03/10/2018 19:01 WIB
TN Bali Barat, Rumah Penyelam dan Pelari Lintas Alam Panorama matahari terbit (sunrise) di sekitaran patung Sang Hyang Ganesha di Pulau Menjangan, Buleleng, Bali. (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya))
Jakarta, CNN Indonesia -- Taman Nasional Bali Barat (TNBB) adalah satu-satunya kawasan taman nasional yang yang berada di Provinsi Bali. Terletak di Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Jembrana, TNBB memiliki luas sekitar 77,7 hektare yang terdiri atas kawasan Suaka Margasatwa Bali Barat, Cagar Alam, Hutan Lindung, dan perairan pantai.

Saat ini TNBB merupakan kawasan pelestarian alam, khususnya sebagai habitat terakhir bagi burung Jalak Bali (Leucopsar Rothschildi) atau yang dikenal dengan nama Bali Starling.  

Biasanya Jalak Bali bisa dilihat di semenanjung Prapat Agung, tepatnya di sekitar Teluk Brumbun dan Teluk Kelo.


Namun selain burung Jalak Bali, di TNBB terdapat spesies burung lainnya seperti Jalak Putih (Turnus melanopterus), Jalak Suren (Sturnus contra), Ibis Putih Kepala Hitam (Threskiornis melanochepalus), Cerek Jawa (Charadrius javanicus), Wili-Wili Besar (Esacus magnirostris), dan Bangau Tongtong (Leptotilos javanicus).

Tak hanya sebagai kawasan konservasi, TNBB juga kerap dijadikan lokasi rekreasi sebagian orang khususnya mereka yang menggemari olahraga ekstrem.

Sekitar 10 kilometer sebelah barat laut pulau Bali, terdapat sebuah pulau kecil bernama Menjangan.

Pulau Menjangan menjadi salah satu lokasi menyelam favorit di Pulau Dewata.

Selain menjadi 'persinggahan' bagi para penyelam, kawasan TNBB juga menjadi tuan rumah bagi salah satu perhelatan olahraga trail run atau yang bisa disebut lari lintas alam.

Tahun ini TNBB kembali menjadi lokasi diselenggarakannya ajang Plataran XTrail.

Ajang lari yang menuntut stamina prima ini membagi peserta ke dalam tiga kelas, yakni 70 kilometer untuk pelari berpengalaman, 30 kilometer untuk pelari pemula dan menengah, dan 7,2 kilometer untuk kategori keluarga.

Tahun ini Plataran L'Harmonie dan TNBB menargetkan peserta sebanyak 750 orang. Ini artinya target naik sekitar 50 persen dari tahun lalu.

[Gambas:Instagram]

Plataran XTrail sudah memasuki tahun keduanya, ajang ini merupakan bentuk komitmen dari grup hotel dan restoran Plataran Indonesia untuk mendukung aktivitas komunitas lokal dan, yang sejalan dengan upaya pelestarian lingungan dan kehidupan satwa liar.

Untuk mencapai TNBB, ada beberapa jalur yang bisa ditempuh.

Jika menggunakan pesawat udara, maka setelah keluar dari kawasan bandara I Gusti Ngurah Rai, pengunjung bisa menyewa kendaraan dan melakukan perjalanan darat.

Jika mengejar waktu, maka ada baiknya menempuh jalur selatan melalui jalan raya Gilimanuk-Denpasar dengan durasi perjalanan sekitar 3 jam.

Sedangkan jika ingin bersantai sembari menikmati pemandangan, maka pilihlah jalur utara melalui jalan raya Gilimanuk-Singaraja, kemudian telusuri jalur pantai Utara Pulau Bali.

Apabila berangkat dari Pulau Jawa, maka carilah jalan menuju pelabuhan Ketapang di Banyuwangi dan menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk di Bali dengan kapal feri. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan bus ke Cekik atau pintu gerbang kawasan TNBB.

(agr/ard)