Pantai Maya Bay Belum Bisa Dikunjungi Wisatawan

Tim , CNN Indonesia | Kamis, 04/10/2018 17:24 WIB
Pantai Maya Bay Belum Bisa Dikunjungi Wisatawan Pantai Maya Bay di Thailand. (AFP PHOTO / EMMANUEL DUNAND)
Jakarta, CNN Indonesia -- Maya Bay, salah satu lokasi penggarapan film "The Beach", mengalami kerusakan berat akibat aktivitas pariwisata yang tidak terkontrol. Untuk itu kawasan ini terpaksa ditutup sementara pada 1 Juni 2018.

Berlokasi di Pulai Phi Phi Lei, pantai yang dikelilingi tebing setinggi 100 meter di ketiga sisinya ini seharusnya kembali dibuka pada September lalu.

Namun pihak berwenang di Thailand mengatakan pemulihan kehidupan ekosistem di perairan Maya Bay membutuhkan waktu lebih lama.


"Karena terlalu diforsir untuk wisata, keindahan di pantai ini jadi menghilang," ujar ilmuwan kelautan, Thon Thamrongnawasawat, seperti yang dikutip dari Telegraph, Kamis (4/10).


Setelah pertama kali tayang pada tahun 2000, film yang dibintangi oleh Leonardo Dicaprio ini membuat Maya Bay dibanjiri jutaan wisatawan.

Akibat membludaknya wisatawan di Maya Bay, tahun 2006 pengadilan Thailand membebankan biaya kompensasi kerusakan pada Twentieth Century Fox selaku penanggung jawab film.

Setiap harinya, pantai yang membujur sepanjang 243 meter ini bisa menerima hingga 5.000 wisatawan.

Angka tersebut sudah melebihi kapasitas maksimal pantai sebanyak dua kali.

Kehidupan terumbu karang di Maya Bay juga diperkirakan telah kehilangan 80 persen karena ulah penyelam tak bertanggung jawab, penggunaan tabir surya, dan jangkar perahu.

Selain itu hamparan pasir yang menyelimuti pesisir, juga dikabarkan berkurang.


"Kini kehidupan karang sudah mulai membaik. Kalau kami buka kembali Maya Bay sekarang, karang akan mati lagi dan pemulihannya bisa menghabiskan puluhan tahun," kata Direktur Kantor Taman Nasional Thailand, Songtham Suksawang.

Ketika pantai kembali dibuka, pemerintah Thailand menyatakan akan memberlakukan pembatasan pengunjung hingga 2.000 orang per harinya. Penggunaan jangkar untuk kapal juga akan dilarang.

Terlepas dari kebijakan tersebut, penutupan objek wisata ini tak lepas dari kerugian ekonomi lokal yang harus dihadapi Thailand.

Sebelum ditutup untuk umum, Maya Bay disebut menghasilkan pemasukan sekitar Rp189 miliar setiap tahunnya.

(fey/agr)