Wabah Virus Zika Menghampiri 'Kota Pink' India

REUTERS, CNN Indonesia | Rabu, 10/10/2018 14:08 WIB
Wabah Virus Zika Menghampiri 'Kota Pink' India Hawa Mahal, salah satu objek wisata di 'Kota Pink' Jaipur, India. (Istockphoto/Byelikova_Oksana)
Jakarta, CNN Indonesia -- Salah satu destinasi wisata populer di India, Jaipur, sedang dihantui wabah virus zika setelah 20 orang di kota itu dilaporkan sedang mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Dikutip dari Reuters pada Rabu (10/10), saat ini Pemerintah India telah mengirim tim ahli dan medis untuk menangani wabah virus zika di ibukota negara bagian Rajasthan itu.

Tim ahli dan medis yang diawasi Badan Kesehatan Negara terus memantau kondisi terkini dari puluhan orang yang dirawat intensif.


Badan Kesehatan PBB juga menyatakan agar wisatawan yang sedang hamil menunda perjalanannya ke destinasi yang menjadi salah satu dari segitiga emas pariwisata India, yakni Delhi, ibukota India dan Agra, lokasi Taj Mahal.

Hingga kini belum ada vaksin penangkal virus zika, yang jika diidap oleh wanita hamil bisa menyebabkan cacat lahir parah pada janinnya.

Virus zika yang pertama kali ditemukan pada 1947, menjadi wabah di Brasil pada 2015, ketika ribuan bayi dilahirkan dengan cacat otak yang mengurangi kemampuan berbicara dan bergerak.

[Gambas:Instagram]

Peristiwa ini merupakan persebaran ketiga di India, dengan yang pertama di kota barat Ahmedabad pada Januari 2017 dan yang kedua di negara bagian selatan Tamil Nadu pada Juli 2017.

Virus zika dikhawatirkan menyebar dengan luas di India pada musim liburan, bersamaan dengan penyakit malaria.

Sepanjang tahun lalu tercatat ribuan orang di India telah meninggal dunia akibat virus zika.

[Gambas:Instagram]

Jaipur atau yang mendapat sebutan Kota Pink, merupakan destinasi wisata menarik bagi turis yang menggemari arsitektur.

Hawa Mahal, Jal Mahal, Chand Bao, Jantar Mantar, Kuil Hanoman, Ambert Fort dan Gaitore Ki Chhatriyan Ornate merupakan sejumlah objek wisata bersejarah yang memiliki bentuk bangunan fotogenik.

Musim dingin yang berlangsung dari bulan Oktober sampai Maret merupakan waktu terbaik untuk mengunjungi Jaipur.

Sementara saat saat musim panas, yang berlangsung dari April sampai Juni, hawa di kota ini akan sangat gerah karena suhunya bisa mencapai 45 derajat Celcius.

Sementara itu musim sepi turis biasanya berlangsung dari Juli sampai September, karena cuaca akan selalu mendung cenderung hujan. (ard)