HARI KESEHATAN JIWA SEDUNIA

6 Tempat Penginapan untuk Detoks Digital

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 10/10/2018 16:41 WIB
Ada sejumlah tempat menginap yang susah sinyal namun berpemandangan indah, sehingga cocok bagi turis yang ingin detoks digital. Amankora Bhutan. (Dok. Aman Resort)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketergantungan terhadap barang elektronik dan akses internet sering menjadi pengganggu nikmat liburan. Berbagai penelitian juga mengatakan bahwa berkutat seharian dengan telepon genggam dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang.

Bagi yang ingin merasakan liburan sambil detoks digital, berikut ini sejumlah tempat menginap yang susah sinyal namun berpemandangan indah:

1. Amankora, Bhutan


Tersebar di lima lembah berhutan di Bhutan, Amankora menawarkan penginapan megah di negara yang sering disebut 'Surga Terakhir di Dunia'.

Bhutan belum banyak menerima kunjungan turis asing layaknya negara Asia lain, seperti Jepang atau Thailand, sehingga tak pernah ada musim ramai turis di sini.

Di Amankora akses signal maupun internet sangat terbatas.

Sebagai gantinya tamu dapat menikmati pendakian spiritual di sekeliling komplek penginapan, mengunjungi biara kuno atau melakukan doa dan meditasi bersama para biarawan.

[Gambas:Instagram]

2. Three Camel Lodge, Mongolia

Karena letaknya yang berada di pelosok Mongolia, tempat penginapan ini memang agak sulit dijangkau.

Tamu harus menumpang pesawat carter yang diikuti perjalanan darat selama satu jam untuk mencapai Gurun Gobi, tempat di mana Three Camel Lodge berlokasi.

Ragam petualangan seperti ekspedisi pengamatan burung, penggalian fosil dinosaurus hingga penjelajahan padang pasir merupakan aktivitas khas untuk menyibukkan tamu Three Camel Lodge.

Tak ada akses internet, televisi maupun layanan seluler tersedia di kamar. Yang ada hanya telepon satelit dan generator cadangan.

[Gambas:Instagram]

3. Arkaba Station, Australia

Sebelum disulap menjadi pondok mewah terpencil di pedalaman Australia Selatan, Arkaba Station hanyalah sebuah peternakan domba.

Mengusung tema rumah pertanian di abad ke-19, penginapan tak menyediakan akses internet, televisi atau mini-bar di dalam kamar.

Namun tamu tak perlu khawatir. Sejumlah aktivitas seperti penjelajahan safari di pelosok Arkaba, ekspedisi spesies margasatwa hingga tur keliling Taman Nasional Flinders Ranges dapat jadi pengisi waktu luang.

4. Turtle Island Resort, Fiji

Tak hanya bebas dari akses komunikasi ke dunia luar, Turtle Island Resort merupakan penginapan yang ramah lingkungan dengan 100 persen tenaga surya.

Kapasitas yang diterima resor terbatas hingga 14 pasangan saja, sehingga tamu dapat menikmati waktu liburan secara eksklusif.

Sejumlah kegiatan wisata bahari hingga tur keliling desa setempat dapat dijadikan agenda selama berwisata tropis di Pulau Kura Kura.

[Gambas:Instagram]

5. Morukuru Family, Afrika Selatan

Berada di wilayah Suaka Madikwe Game yang merupakan suaka terbesar ke-lima di Afrika Selatan, Morukuru Family dikelilingi oleh 'permata' tersembunyi Afrika yang belum ramai turis.

Ketika menapakkan kaki keluar dari komplek tempat penginapan, pengunjung dapat menyaksikan kehidupan macan tutul, singa, gajah hingga badak langsung di habitatnya.

Jika ingin bermalam di Morukuru Family, kunjungi resor di bulan Desember hingga April untuk cuaca ideal sekaligus menyaksikan sejumlah satwa yang sedang dalam musim melahirkan.

[Gambas:Instagram]

6. The Fox Den Cabin, Alaska

Untuk mencapai pondok ini, pengunjung harus menumpang helikopter atau kapal ke Resurrection Bay yang berjarak 24 kilometer dari Seward, Alaska.

Kabin dibangun di atas tebing dan menghadap langsung ke bentang perairan danau yang bisa dijajak dengan perahu kayak.

Selain paus yang berenang di pagi hari, penampakan Cahaya Aurora juga menjadi pemandangan indah di malam hari yang bisa disaksikan dari balkon kamar.

(fey/ard)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK