Pecahkan Rekor Maraton di Usia Senja

Tim, CNN Indonesia | Senin, 22/10/2018 11:52 WIB
Pecahkan Rekor Maraton di Usia Senja Ilustrasi lari (maxmann/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Maraton bukan kompetisi yang mudah. Perlu kondisi fisik prima serta mental yang kuat untuk menaklukkan kondisi cuaca dan medan tempuh. Meski demikian, seorang nenek 70 tahun mampu menorehkan catatan waktu baru sekaligus memecah rekor maraton.

Tak ada yang bisa menghentikan niat Jeanne Rice. Wanita lanjut usia itu mampu menaklukkan Boston Marathon dalam waktu 3 jam 27 menit 50 detik. Nenek asal Ohio, Amerika Serikat ini juga menyentuh garis finish dalam kondisi baik.

Catatan waktu yang diraih Rice menggulingkan rekor sebelumnya. Pada 2013, Helga Miketta, wanita sebayanya, mencapai garis finish dalam waktu 3 jam 35 menit 29 detik.


Lari telah jadi bagian hidup Rice. Dia pertama kali berlari di Cleveland pada 1984 silam.

[Gambas:Instagram]

Ratusan kompetisi telah diikutinya. Tercepat, Rice pernah mencapai garis finish dalam waktu 3 jam 16 menit di Colombus.

"Saya sudah berlari selama 35 tahun dan ini bagian besar dari hidup saya," kata Rice dikutip dari Metro.

Untuk menjaga stamina, Rice berlatih secara teratur sepanjang 5K dan 10K dalam setahun. Bahkan, ia melakukan perjalanan ke Florida selama setengah tahun demi keluar dari udara dingin dan tetap berlari.

"Saya menyukai kompetisi. Menyiapkan diri untuk perlombaan membuat saya terus termotivasi untuk berlari lebih baik dan lebih cepat," ujar Rice.

Rice lebih senang berlatih di alam terbuka daripada melalui alat treadmill. Latihan di alam terbuka membuatnya lebih tangguh menghadapi perbedaan cuaca seperti udara dingin, angin, serta hujan.

Setiap pagi, Rice memulai hari dengan berlari bersama para pelari lain yang lebih muda. Selain itu, dia juga menjaga waktu tidur dan asupan makanan.


Bagi Rice, usia hanya urusan angka. Jika merasa mampu secara fisik, apa salahnya untuk tetap berlari?

"Saya sangat senang melihat garis finish. Apalagi saat tahu saya memecahkan rekor dunia dengan berlari tujuh menit lebih cepat. Rasanya takjub," ujar Rice.

Meski telah memecahkan rekor, Rice masih belum puas. Dia masih bermimpi untuk capaian berikutnya.

Kini, Rice punya target baru untuk memecahkan rekornya dalam tiga pekan di New York, AS.

"NYC akan jadi maraton saya yang ke-117. Kalau kita punya kondisi yang tepat, saya tahu saya bisa memecahkan rekor," kata Rice. (els/asr)