Ditunggangi Turis Obesitas, Keledai Santorini Sakit Punggung

CNN Indonesia | Kamis, 25/10/2018 15:14 WIB
Ditunggangi Turis Obesitas, Keledai Santorini Sakit Punggung Pemandangan wisata menunggangi keledai di Santorini, Yunani. (Istockphoto/Ossiridian)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bukan cuma manusia, setiap harinya kawanan keledai di Santorini, Yunani, juga terpaksa menanggung beban hidup terkait pekerjaannya menghibur turis yang datang.

Dikutip dari CNN Travel pada Kamis (25/10), kawanan keledai di pulau bulan madu itu dilaporkan sedang mengalami masalah cedera tulang punggung karena setiap hari harus ditunggangi oleh turis, terutama yang memiliki kelebihan berat badan alias obesitas.

Kawanan keledai di Santorini memang dijadikan alat transportasi untuk wisata menyusuri kawasan. Bukan cuma pantai, turis juga bisa menunggangi keledai untuk menjelajahi lereng perbukitan yang curam.


Tarif naik keledai di Santorini mulai dari €20 (sekitar Rp346 ribu) per orang per jam.

Sedangkan untuk menikmati tur sunset, tarifnya mulai dari €100 (sekitar Rp1,7 juta) per orang per dua jam.

Di media sosial sering beredar foto dan video terkait "penyiksaan" kawanan keledai di Santorini. Ada yang menganggap pemandangan tersebut lucu, tapi tak sedikit yang merasa sedih. 

Aktivis pecinta binatang di Yunani sempat mengkritik kebijakan penggunaan kawanan keledai sebagai alat transportasi, karena dalam jangka panjang hal tersebut bisa berakibat buruk terhadap kesehatan sang hewan.

Kelompok The Donkey Sanctuary termasuk yang vokal menyuarakan kekecewaan mereka dan telah berulangkali menemui pemerintah setempat untuk menyampaikan aspirasinya.

Masyarakat setempat ikut sepakat dengan protes kelompok penyayang hewan, dengan menandatangani petisi bahwa turis yang memiliki berat badan lebih dari 100 kilogram dilarang naik keledai.

Terkumpul sekitar 100 ribu tanda tangan dalam petisi yang pertama kali dirilis pada Juni tahun lalu itu.

Setelah menerima banyak kritik, akhirnya sejak awal bulan ini pemerintah Yunani meresmikan aturan bahwa pengunjung obesitas dilarang menunggangi keledai.

Hanya yang miliki berat badan maksimal 100 kilogram yang boleh menaiki keledai.

[Gambas:Instagram]

Selain menentukan batas maksimal berat badan penumpang keledai, pemerintah Yunani juga mewajibkan penduduk yang memiliki usaha penyewaan keledai agar memberikan waktu istirahat lebih bagi peliharaannya.

Kawanan keledai yang dipekerjakan wajib menikmati waktu istirahat dan olahraga minimal satu jam sehari, berikut pemberian makanan dan minuman yang mencukupi demi berat badan yang ideal.

Walaupun aturan baru sudah ditetapkan, kelompok hak asasi hewan PETA mengatakan bahwa tindakan tersebut tidak menjamin penderitaan keledai usai.

"Keledai tetap saja dipaksa membawa beban hingga 100 kilogram untuk melangkah ratusan kali selama empat sampai lima kali sehari" ungkap Mimi Bekheci selaku Direktur Program Internasional PETA Inggris.

(fey/ard)