Editor Vogue Ukraina Tersangkut Skandal Plagiarisme

CNN Indonesia | Jumat, 02/11/2018 19:29 WIB
Editor Vogue Ukraina Tersangkut Skandal Plagiarisme ilustrasi Vogue (Istockphoto/David_Ahn)
Jakarta, CNN Indonesia -- Editor Vogue Ukraina Vogue Olga Sushko diberhentikan sementara setelah tulisan-tulisan lamanya diketahui merupakan jiplakan dari komentator mode Rusia.

Insiden ini memicu kemarahan dan retorika di sekitar krisis politik dengan Rusia.

Skandal tersebut mulai beredar saat Kiev Fashion Lovers tahu bahwa surat Olga Sushko pada Vogue Ukraina edisi Juni identik kata per katanya dengan surat editor dari Shakhri Amirkhanova di Harper Bazaar Rusia 2006.


[Gambas:Instagram]

"Jika saya bisa meninggalkan tubuh saya untuk sedikit dan melihat diri saya dari luar, saya ingin melihat gadis itu berdiri di depan saya," tulis surat tersebut 2006 dikutip dari Telegraph.

Surat Sushko dimulai dengan cara yang sama namun dia mengganti 'paling gembira' dengan 'sangat gembira.'

Kesamaan antar kalimat ini pun masih berlanjut sampai delapan kalimat lainnya.


Kiev Fashion Lover pun mempertanyakan Sushko apakah dia ada di bidang pekerjaan yang tepat. "Apakah Anda benar-benar ingin membodohi kami," tulisnya.

Dalam unggahan selanjutnya, Sushko pun meminta maaf dan mengklaim bahwa sesekali dia 'melemparkan' surat editornya kepada pekerja lepas yang dipercayanya. Hal ini dia lakukan karena dia merasa stres dan punya tanggung jawab besar selama bekerja.

Hanya saja media sosial ternyata bermain lebih cepat. Pengguna media sosial sudah mengunggah plagiarisme lain yang dilakukannya dengan #Sushkogate.

Dia juga diklaim menjiplak artikel utama editor mode Rusia Kommersant dan kolumnis GQ Rusia.

Conde Nast International mengatakan bahwa akibat perbuatannya ini, Sushko diberi hukuman percobaan, sementara penyelidikan internal masih dilakukan. (chs)