Azerbaijan Rilis Kampanye Wisata Baru

CNN Indonesia | Selasa, 13/11/2018 03:55 WIB
Azerbaijan Rilis Kampanye Wisata Baru Resor pegunungan Shahdag merupakan resor musim dingin pertama dan terbesar Azerbaijan. (CNN Indonesia/Ranny Virginia Utami)
Jakarta, CNN Indonesia -- Terletak di persimpangan Eropa dan Asia Barat Daya, Azerbaijan merupakan salah satu negara dengan perkembangan pariwisata tercepat di dunia.

Kendati demikian, jumlah turis yang melirik Azerbaijan sebagai destinasi berlibur masih sedikit dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.

Padahal kesaratan budaya, ragam objek wisata dan kuliner khas setempat sesungguhnya ampuh menggoda turis datang kembali setelah berkunjung ke sini.


Kota Baku dengan Istana Shirvanshah dan Menara Maiden yang bertempat bahkan menjadi salah satu bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2000.

Melihat fakta tersebut, pemerintah Azerbaijan mulai giat mengajak turis menengok keindahan wisata yang mereka tawarkan dengan kampanye wisata baru bernama 'Take a Look' atau 'Lihatlah'.

Mengutip Lonely Planet pada Senin (12/11), kampanye wisata ini diharapkan dapat menggadakan jumlah kedatangan wisata di Azerbaijan hingga tahun 2023.

Kebanyakan pelancong di Azerbaijan berasal dari Rusia, Georgia, Iran, Turki dan Arab.

Namun, Azerbaijan ingin memikat lebih banyak turis dari Eropa, Timur Tengah, China, Asia Tengah dan Tenggara.

"Kampanye ini akan menyibak kisah dan sudut unik yang dimiliki Azerbaijan. Penduduk lokal akan sangat bersemangat untuk berbagi budaya mereka kepada turis yang datang," ungkap Florian Sengstschmid selaku Pejabat Eksekutif Dewan Pariwisata Azerbaijan.

Kampanye diluncurkan setelah tahun lalu sistem visa online diluncurkan untuk 81 negara, termasuk Indonesia.

Kazakhstan dan Uzbekistan juga melakukan hal yang serupa, sehingga kedua negara bisa sekaligus dikunjungi dari Azerbaijan.

Selain itu, Azerbaijan juga akan menjadi tuan rumah perhelatan acara olahraga papan atas seperti Formula 1 Azerbaijan Grand Pix dan UEFA Europe League Final di tahun 2019.

Dengan digelarnya acara-acara bergengsi tersebut, diperkirakan industri pariwisata Azerbaijan akan turut menerima dampak baiknya.

(fey/ard)