Di Singapura, Kemenpar Promosikan Wisata RI Lewat Grab

CNN Indonesia | Selasa, 13/11/2018 18:58 WIB
Di Singapura, Kemenpar Promosikan Wisata RI Lewat Grab Kementerian Pariwisata melakukan co-branding dengan Grab untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. (Foto: CNN Indonesia/Agnes Savithri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melakukan co-branding dengan Grab untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Selain Grab, Kemenpar juga turut menggandeng Traveloka.

"Pasar Singapura ini cukup signifikan. Selama puluhan tahun, hingga 2015 Singapura adalah pasar utama Indonesia. Singapura merupakan penyumbang wisman paling besar sebelum akhirnya disalip Tiongkok di tahun 2016," ujar Giri dalam keterangan tertulis, Selasa (13/11).

Untuk menggencarkan strategi tersebut, Menteri Pariwista Arief Yahya dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja ke Singapura pada 13-15 November 2018.  Dia akan meluncurkan co-branding Grab, co-branding Traveloka, Awarding CAFEO di Singapura, hingga peluncuran VITO Representative di negara tersebut.



Giri menilai aksi tersebut menggandeng Grab adalah langkah tepat. Grab sendiri telah beroperasi di delapan negara dengan 100 juta pengguna.

"Di Singapura Grab menguasai 80% pasar transportasi online. Penggunanya mencapai lebih dari 4 juta pengguna. Grab menjadi sangat strategis untuk menjadi media promosi untuk mendukung pertumbuhan pariwisata Indonesia," ungkap Giri.

Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi I pada Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar, Hariyanto, mengatakan kerja sama dengan Grab akan menjangkau berbagai layanan mulai dari konten informasi hingga promosi interaktif terkait dengan pariwisata. 

"Itu semua nantinya bakal tersedia melalui platform aplikasi Grab. Termasuk GrabCar Rent & GrabCar Plus, GrabDaily, GrabFood, dan GrabRewards," ujar Hariyanto.

Menggandeng Traveloka

Terkait dengan kerja sama lainnya, Hariyanto menuturkan kerja sama dengan Traveloka bakal memberikan dampak penting karena menjadi salah satu situs perjalanan terbesar.

Asisten Deputi Bidang Pemasaran I Regional I Kemenpar Masruroh mengatakan strategi co-branding yang dilakukan Kemenpar memiliki manfaat yang saling menguntungkan. 


"Kerja sama co-branding merupakan strategi promosi yang saling menguntungkan, para pengusaha dapat memanfaatkan branding Wonderful Indonesia yang telah mendunia dalam produk mereka baik di Indonesia maupun mancanegara," katanya. 

Menteri Pariwisata Arief Yahya pun menyambut baik strategi yang dilakukan untuk pasar Singapura tersebut.

"Ini sangat penting. Seperti Launching VITO Representative Singapura misalnya. VITO merupakan representasi dari Wonderful Indonesia harus dikenal oleh publik Singapura," katanya.

Selain itu ia menambahkan, Singapura memiliki potensi untuk mendatangkan wisatawan mancanegara. Pasalnya Singapura merupakan penghubung internasional karena seluruh penerbangan dari dunia mampir ke Singapura.


(egp/stu)