Zanzibar, Negeri Cengkih Tempat Kelahiran Freddie Mercury

CNN Indonesia | Selasa, 13/11/2018 17:26 WIB
Zanzibar, Negeri Cengkih Tempat Kelahiran Freddie Mercury Pemandangan pulau di Zanzibar. (Istockphoto/VUSLimited)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah film biopik berjudul Bohemian Rhapsody sedang ramai diperbincangkan oleh publik dua pekan belakangan. Film ini mengangkat kehidupan Freddie Mercury sebagai bintang rock papan atas, sekaligus pentolan grup musik legendaris asal Inggris Queen.

Terlepas dari pro dan kontra tentang kualitas sang aktor untuk memerankan tokoh aslinya, kenyataannya Freddie Mercury adalah seorang lelaki bernama asli Farrokh Bulsara yang lahir di Zanzibar pada tahun 1946.

Zanzibar adalah sebuah kepulauan di sebelah timur pesisir Afrika, yang termasuk dalam wilayah Tanzania. Zanzibar terdiri dari dua pulau utama yakni Unguja dan Pemba.


Secara administratif Zanzibar merupakan Wilayah Semi Otonom dari Negara Republik Persatuan Tanzania. Sebagai Wilayah semi otonom, Zanzibar memiliki hak istimewa untuk memiliki pola pemerintahannya sendiri.

Masyarakat Zanzibar menggunakan bahasa Swahili sebagai bahasa sehari-hari. Swahili merupakan salah satu bahasa terbesar di Afrika, dan dipakai di sejumlah negara di pesisir timur benua Afrika.

Sama dengan Indonesia, Zanzibar yang mayoritas penduduknya beragama islam juga memiliki iklim tropis, bahkan saat ini sedang menggantungkan pemasukan negaranya dari sektor pariwisata.

Keindahan pantai pasir putih dan pemandangan bawah laut di Zanzibar, menjadi atraksi yang dijual untuk menarik menarik banyak wisatawan datang ke sana.

Dalam sebuah acara pertemuan antara pihak Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dengan rombongan Kementerian informasi, pariwisata, dan warisan dunia Zanzibar, yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (13/11), delegasi Zanzibar mengatakan Indonesia adalah negara yang sangat menginspirasi negaranya.

"Barangkali yang ada di ruangan ini, tidak banyak yang tahu di mana letak Zanzibar. Namun saya yakin jika tidak sedikit warga Zanzibar yang tahu banyak soal Indonesia," ujar Menteri Informasi, Pariwisata, dan Warisan Dunia Zanzibar, Mahmoud Thabit Kombo.

"Jangankan soal Bali dan pariwisatanya, tentang letusan gunung Krakatau pun kami diajarkan di sekolah."

Namun, Mahmoud melanjutkan, tidak banyak orang yang tahu jika salah satu ikon musik dunia yaitu Freddie Mercury lahir di Zanzibar.

Menurutnya untuk mengenal Zanzibar bisa dimulai dari jejak Freddie Mercury di pulau itu.

Kemudian dilanjutkan dengan hal-hal menarik lain yang dimiliki Zanzibar, seperti budaya dan panorama alam.

Selain memperkenalkan Zanzibar, misi kunjungan delegasi Zanzibar kali itu adalah memperkenalkan komoditas utama yang sempat menjadi produk unggulan Zanzibar di era kolonial.

"Kami banyak mengimpor furnitur dan sarung dari Indonesia, dan mungkin cengkih bisa menjadi komoditi ekspor kami untuk pasar Indonesia," katanya.

Untuk menuju Zanzibar dari Indonesia, turis bisa menumpang pesawat yang mendarat di Tanzania. Harga tiketnya sekitar Rp15 juta per orang, pulang pergi.

Sesampainya di Tanzania, turis Indonesia bisa mengurus visa saat kedatangan (visa on arrival) seharga US$50 (sekitar Rp741 ribu) per orang untuk jangka waktu kunjungan 30 hari.

Informasi pengurusan visa ke Zanzibar bisa diketahui lebih lengkap di: https://www.tanzaniaembassy-us.org/

(agr/ard)