Penjualan Lesu dan Kontroversi, CEO Victoria's Secret Resign

CNN Indonesia | Kamis, 15/11/2018 16:28 WIB
Penjualan Lesu dan Kontroversi, CEO Victoria's Secret Resign Jan Singer (Dimitrios Kambouris / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- CEO Victoria's Secret dan label busana Amerika mengundurkan diri di tengah lesunya penjualan lingerie dan juga kontroversi keragaman ukuran model beberapa saat lalu jelang peragaan busana tahunan Victoria's Secret Show.

Mengutip sebuah sumber kepada AFP, CEO Victoria's Secret Jan Singer sudah menempati posisi tersebut sejak September 2016 lalu mengatakan kalau dia akan meninggalkan perusahaan tersebut. Hanya saja tak menentukan waktu tepatnya.

Media di Amerika melaporkan hal tersebut tanpa menyebutkan alasan spesifiknya. Hanya saja perusahaan induk Victoria's Secret, L. Brands masih menolak untuk berkomentar.



Pengunduran diri itu terjadi kurang dari seminggu setelah direktur pemasaran lini lingerie tersebut Ed Razek menyebabkan publik marah besar. Pasalnya saat itu dalam wawancara dengan Vogue, Razek mengungkapkan bahwa dia tak akan menyertakan model transgender atau model ukuran besar dalam fashion show mereka.

"Kami berusaha untuk melakukan acara televisi khusus untuk mereka yang punya ukuran tubuh plus (tahun 2000). Tapi tak ada yang tertarik, sekarang juga tidak," kata Razek kepada Vogue.

Komentar tersebut memicu gelombang kritik di media sosial. Akhirnya Razek pun mengeluarkan permintaan maafnya kepada publik. Dia juga mengungkapkan bahwa dia tak keberatan untuk menyewa model transgender.

Di luar kontroversi tersebut, kepergian Singer sebagai CEO dianggap sebagai masa sulit di perusahaan pakaian dalam tersebut. Penjualan label itu turun delapan persen pada 2017 lalu.


Di paruh pertama 2018, L. Brand, perusahaan induk Victoria's Secret mampu menstabilkan penjualan terutama berkat pembukaan beberapa toko di China dan penjualan online.

Kritik mengungkapkan masalah di label itu datang karena merek dan modelnya tak mampu beradaptasi dengan tuntutan baru di pasar. (chs/chs)