Menguji Pengaruh Musik Pada Rasa Keju

CNN Indonesia | Senin, 26/11/2018 10:24 WIB
Menguji Pengaruh Musik Pada Rasa Keju ilustrasi keju (Pixabay/kakuko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sama seperti kopi, teh, dan wine, keju juga punya cita rasa unik dan berbeda satu sama lain.

Untuk menghasilkan rasa keju terbaik setiap pembuat keju punya caranya masing-masing. Hanya saja pembuat keju dari Emmental Swiss memilih untuk menggunakan musik sebagai cara untuk membuat keju yang enak.

Sejak September lalu, pembuat keju Beat Wampfler menggunakan musik dari Led Zeppelin dan A Tribe Called Quest ke keju-keju bundar buatan mereka. Mereka berharap bahwa musik ini bisa mempengaruhi perkembangan, karakteristik, dan yang paling penting rasa keju.



Mengutip Oddity Central, dia yakin bahwa kelembapan, suhu, dan nutrisi bukanlah satu-satunya faktor penting yang berdampak pada keju. Selain itu dia yakin suara, getaran ultrasonik, dan musik bisa berdampak pada rasa.

Idenya mungkin terdengar agak gila, namun dia berhasil menggandeng ilmuwan dari Universitas Seni di Bern dalam eksperimennya. Awalnya, tentu para peneliti merasa ragu. Tapi pada akhirnya mereka sadar bahwa ada bidang sonochemistry yang bisa melihat dampak suara pada benda padat dan menghasilkan reaksi kimianya.

"kami mencoba, menjawab pertanyaan, pada akhirnya kami berpikir adakah yang bisa diukur? apakah ada sesuatu yang bisa berpengaruh pada rasanya?" kata Michael Harenberg, direktur musik di University of the Arts kepada AFP.

Wampfler pun memasang speaker kecil di bawah keju berukuran besar dan membaginya dalam beberapa kelompok dengan berbagai jenis genre musik.

Dia memasang musik tekno untuk keju tua, musik klasik, rock, dan hip-hop.


"Akankah keju jadi lebih baik? Sulit untuk mengatakannya."

Namun percobaan ini masih terus berlanjut. Keju 'musik' ini akan diuji rasanya pada tahun depan di 15 Maret 2019. (chs/chs)