Ratusan Pelari Internasional Meriahkan Barelang Marathon

Kemenpar, CNN Indonesia | Selasa, 04/12/2018 20:57 WIB
Ratusan Pelari Internasional Meriahkan Barelang Marathon Program sport tourism Barelang Marathon 2018 mendapat respons positif dari 253 pelari dari lima benua yang berkumpul di Batam. (Foto: kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia --
Program sport tourism Barelang Marathon 2018 mendapat respons positif dari 253 pelari dari lima benua yang berkumpul di Batam. 

Nomor utama Barelang Marathon 2018  digelar pada Minggu (2/11) mulai pukul 05.30 WIB itu. Sebanyak 253 pelari mancanegara yang berkumpul di Jembatan Barelang yang menjadi ikon Batam, Kepulauan Riau, itu membaur dengan peserta lokal.

"Pergerakan jumlah peserta secara keseluruhan sangat positif. Jumlah pelari asing tahun 2018 ini juga optimal. Pergerakannya naik cukup signifikan. Progres terbaik diberikan para pelari dari Kenya. Selain dari segi prestasi, tapi juga jumlah keikutsertaan mereka," ungkap Ketua Panitia BP Batam Barelang Marathon 2018 Danang Purwoko Raharjo pada Selasa (4/12).


Lima negara tercatat sebagai 'donatur' wisman terbesar. Koneksi Asia didominasi 82 pelari dari Singapura dan Malaysia dengan 58 nama. Untuk India ada 34 pelari, lalu Filipina berada di strip 5 dengan 21 pelari. Kenya yang menjadi salah satu wakil Benua Afrika mengirimkan 25 pelari terbaik.


Dan, podium nomor Full Marathon 42K sepenuhnya menjadi milik Kenya.

Pertumbuhan keikutsertaan pelari Kenya naik 92 persen. Pada acara serupa tahun 2017, Kenya hanya mengirimkan 13 pelari terbaiknya. Jumlah total peserta secara keseluruhan mengalami kenaikan 18 persen yakni 1.100 nama.

Podium kategori Full Marathon 42K ini memang menjadi milik pelari Kenya. Untuk nomor putra, status juara dikunci oleh Hillary Kipkering Koech dengan rapor waktu 2:43:47. Runner up diraih Elisha Kiprotich Sawe dengan perbedaan waktu 1'11", dan posisi ke-3 diraih Samson Tenai dengan perbedaan waktu 11'39".


Dominasi Kenya juga ditunjukkan melalui Full Marathon 42K putri. Pelari Irine Jeptoo muncul sebagai juara dengan catatan waktu 3:07:18. Posisi runner up menjadi milik Naum Jepkosgei dengan beda waktu 11'26". Sedangkan, beda waktu 13'40" pada posisi tiga dikunci oleh Isabella Kigen.

Dampak Besar

Kabid Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenpar Kiagoos Irvan Faisal mengatakan acara ini sukses.

"Barelang Marathon ini memberikan impact besar terhadap kunjungan wisman. Sport tourism di Batam dan Kepri pada umumnya ini selalu bagus. Kunjungan wisman besar memang diperlihatkan oleh Singapura. Hal ini karena ada 3 juta ekspatriat di sana," katanya.

Jumlah kunjungan maksimal diperlihatkan Singapura pada 2017. Arus masuk kunjungan wisatawan negara itu mencapai 884.964 orang.  Sedangkan wisatawan Malaysia mencapai 190.607 orang. 

"Informasi arus masuk wisman selalu akurat. Sebab, ada manifest. Event seperti Barelang Marathon 2018 bisa digunakan sebagai acuan dalam menerapkan kebijakan strategi pemasaran," kata dia.


Selain nomor Full Marathon 42K, acara itu masih memiliki nomor andalan lainnya. Untuk nomor National Male 21K, posisi juara diraih Hamdan Sayuti dari Pariaman dengan waktu 1:22:14.

Pelari dari Padang

Pelari Padang Dwi Tiansi Anggraini muncul sebagai juara di sektor putri dengan waktu 1:42:30. Slot internasional putra nomor ini menjadi milik David Kibet dari Kenya, lalu ada Tallam Rebecca Jerotich di sektor putri.

Apresiasi pun diberikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya melihat postur besar Barelang Marathon ini.

"Barelang Marathon event besar. Event ini sudah memiliki nama besar. Experience yang ditawarkan pun luar biasa. Event ini bisa menjadi identitas Batam. Support akan terus diberikan Kemenpar," kata dia. (mle/egp)