Ada Konservasi Terumbu Karang di Pemuteran Bay Festival

Kemenpar, CNN Indonesia | Jumat, 14/12/2018 19:05 WIB
Ada Konservasi Terumbu Karang di Pemuteran Bay Festival Pemuteran Bay Festival (PBF) 2018 juga turut mendukung konservasi alam seperti terumbu karang. (Foto: Dok. Kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Selain beragam atraksi hiburan, Pemuteran Bay Festival (PBF) 2018 juga turut mendukung konservasi alam seperti terumbu karang. Kelian Desa (Kepala Desa) Pakraman Pemuteran Ketut Wirdika menuturkan masyarakat terlibat aktif dalam pelestarian terumbu karang.

"Ada banyak sisi terbaik dari PBF 2018. Selain berbagai pertunjukan seni dan budaya, empati publik atas nasib lingkungan juga terus dibangkitkan dan menjadi branding terbaik dari festival ini untuk mengangkat Desa Pemuteran dan provinsi Buleleng. Kita semua terus diajak melestarikan lingkungan terutama terumbu karang," kata Wirdika, Jumat (14/12).

Wirdika menjelaskan proses penanaman dilakukan dengan mengembangkan teknologi Biorock. Metode yang dipakai adalah penanaman terumbu karang dalam sebuah struktur besi. Logam ini lalu dialiri arus lemah 3,8-12 volt hingga mineral larut tertarik dan membentuk karang. 



Dia mengatakan program ini mendapatkan apresiasi sehingga menjadi runner up di United Nation World Tourism Organization (UNWTO). Kategorinya, Innovation in Non Govermental Organization. Teknologi Biorock ini juga berada dalam urutan 7 kategori Top 10 Lonely Planet Terbaik Asia 2016.

"Kami menyadari semuanya. Alam ini harus dirawat dengan baik. Terumbu karang harus dijaga dan terus dikembangkan. Kawasan ini bisa diekplorasi sebagai destinasi wisata," katanya.


Konservasi Alam

Wirdika menambahkan, konservasi alam memiliki tujuan untuk mewujudkan kelestarian. Selain itu juga menjadi garansi keseimbangan ekosistem.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Pemasaran I Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani mengatakan ada banyak keuntungan yang diterima bila konservasi alam berjalan mulus.


"PBF 2018 ini event luar biasa. Manusia dan alam menyatu menjadi satu. Unsur seni dan budaya sakral Bali disatukan dengan konsep konservasi alam terbaik. Hasilnya, ada banyak pengetahuan yang didapat oleh para pengunjungnya," kata Ni Wayan.

Ia menerangkan, pelestarian alam ini pun akan merangsang rehabilitasi terumbu karang. Imbasnya, wisatawan akan terus berdatangan ke Buleleng.

"Terumbu karang ini aset besar, khususnya bagi industri pariwisata. Kalau terumbu karang sehat dan bagus, ada aliran income besar yang dihasilkan melalui aktivitas pariwisata," katanya.


Kampanye lingkungan versi PBF 2018 ini pun diapresiasi oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya.

"Bali ini memiliki segalanya. Atraksi, aksesibilitas, dan amenitas serba luar biasa. Kondisi ini semakin sempurna dengan budaya sehat melalui upaya pelestarian lingkungan," katanya. (mid/mid)