Menpar: Banyuwangi Memiliki Segala yang Wisatawan Butuhkan

Kemenpar, CNN Indonesia | Senin, 17/12/2018 21:58 WIB
Menpar: Banyuwangi Memiliki Segala yang Wisatawan Butuhkan Ilustrasi Kawah Ijen. (Foto: Dok. Kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kabupaten Banyuwangi memiliki beragam destinasi wisata untuk dijelajahi. Menteri Pariwisata Arief Yahya bahkan menyebut daerah kelahirannya memiliki segala yang dibutuhkan wisatawan.

"Menjadikan Banyuwangi sebagai destinasi adalah pilihan tepat, sebab Banyuwangi memiliki segala yang wisatawan butuhkan," kata Arief dalam keterangan tertulis, Senin (17/12).

Dia menjelaskan Kabupaten Banyuwangi memiliki wisata bahari, kuliner, belanja, budaya, dan alam sehingga wisatawan bisa memiliki banyak pilihan.



"Semua ada di Banyuwangi, sangat lengkap. Semua wisatawan pasti akan menikmati waktu saat berlibur di Banyuwangi," imbuh dia.

Salah satu yang menjajal liburan ke Banyuwangi adalah PT Kalbe Farma Tbk, yang mengadakan media outing pada 15-16 Desember 2018. 

Head of External Communication PT Kalbe Tbk., Hari Nugroho mengatakan Banyuwangi memiliki destinasi wisata yang lengkap.

"Kali ini, yang kita pilih adalah Banyuwangi. Mengapa Banyuwangi, karena destinasi wisata yang ada di Banyuwangi sangat lengkap. Ada wisata laut, ada savana, kuliner, dan tentu saja ada wisata gunung. Semua kita datangi dalam media outing kali ini. Dan kita berharap seluruh peserta bersenang-senang," kata Hari, Senin (17/12).


Hari pun menjelaskan sejumlah destinasi sudah dikunjungi dalam kegiatan macam Batu-Malang dan Bromo.

Sejak awal tiba di Bandara Banyuwangi, Sabtu (15/12) pagi, peserta langsung diajak menuju Pantai Bangsring. Di tempat ini, seluruh peserta diajak snorkling untuk menikmati keindahan bawah laut.

Sesudah makan siang, perjalanan dilanjutkan ke Taman Nasional Baluran. Menurut Hari, destinasi tersebut keren karena Baluran menawarkan suasana ala Afrika, lebih tepatnya savana yang lengkap dengan pelbagai pohon.


Kawah Ijen

Di hari kedua, peserta diajak ke destinasi kawah Gunung Ijen. Tempat ini memiliki fenomena api biru dengan kawahnya yang berwarna hijau. Meski harus melakukan tracking sekitar 1,5 jam, peserta mampu melewati dengan baik.

Suasana matahari terbit dan cantiknya kawah hijau Gunung Ijen seolah-olah membayar perjalanan panjang peserta.


Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran I Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Hariyanto pun mendukung kegiatan ini. Menurutnya Kemenpar memang telah menjalin kerja sama dengan PT Kalbe dalam hal co-branding Hydro Coco.

"Kita sangat mendukung. Karena Kementerian Pariwisata menjalin co-branding dengan salah satu produk Kalbe, Hydro Coco. Selain itu, Kalbe juga turut memperkenalkandestinasi indah Tanah Air lewat kegiatannya," katanya. (prf)