Jelang Tutup Tahun, Kemenpar Gelar Pameran Buat Milenial

Kemenpar, CNN Indonesia | Jumat, 21/12/2018 15:44 WIB
Jelang Tutup Tahun, Kemenpar Gelar Pameran Buat Milenial Mengambil tema 'The Winners', pameran untuk milenial dikemas unik dan menarik dengan setting wisata alam dan budaya. (Dok. Kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan (BPIK) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar pameran akhir tahun di Gedung Sapta Pesona Jakarta bertema 'The Winners' dan menampilkan wisata alam dan budaya.

Menurut Deputi BPIK Kemenpar Rizki Handayani, lewat pameran ini pihaknya berusaha memberikan pengalaman secara visual tentang asiknya 'Nomadic Tourism' yang bergaya milenial. Acara yang juga menghadirkan banyak kuliner berlangsung selama dua hari, 20-21 Desember 2018.

"Atmosfer alam dan petualangan sangat kentara dirasakan pada setiap sudut di booth yang berukuran kurang lebih 10 meter. Di sini, kami mencoba memberikan pengalaman menarik dengan menyajikan kuliner khas daerah yang dikemas ala food truck," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/12).



Sementara itu, sajian yang ditampilkan, antara lain pisang ijo dari Makassar, bika ambon dari Medan, pempek Palembang, colenak dan Comro dari Jawa Barat, dan lain-lain. Sementara untuk minuman, disediakan jenis pandan segar, temulawak wangi, hingga cokelat.

Teknik dan keterampilan fruit craving enam Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (PTNP) turut menjadi daya tarik yang tidak ditemui pada booth lain. Visualisasi dan daya tarik booth terlihat sangat 'instagramable'.

"Semangat baru 2019 dengan berjiwa milenial. Karena masa depan adalah milenial. Kami akan terus melanjutkan perjuangan pariwisata menjadi industri yang paling gemilang di Indonesia," ujarnya.


Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, ekosistem pariwisata Indonesia semakin menjanjikan. Industri yang bergerak di sektor ini pun semakin baik. Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) periode Januari-Oktober 2018 yang dicatat Badan Pusat Statistik (BPS) RI, tumbuh hingga 11,92%.

"Ini sudah berhasil menembus angka 13,240 juta inbound, atau 140.927 di atas target yang disusun menuju roadmap 20 juta wisman di akhir tahun 2019 nanti," kata Arief.

Menurut Arief, diperlukan produk yang segar dan kekinian. Milenial Tourism dan Nomadic Tourism menjadi terobosan kebijakan untuk terus mendongkrak performansi jumlah kunjungan wisman. Milenial menjadi elemen penting, mengingat jumlah generasi 'gadget minded' ini setara dengan sepertiga populasi dunia.

"Begitu juga dengan Nomadic Tourism, sangat diperlukan untuk memperkaya pengalaman mengeksplorasi Indonesia yang sesungguhnya. Pariwisata Indonesia akan terus kita tingkatkan dengan penambahan target kunjungan wisman sebanyak 20 juta di tahun 2019 mendatang," kata Menteri asal Banyuwangi itu. (mle/egp)