Kemenpar Gaet Wisman Timor Leste Lewat Konser Musik Rohani

Kemenpar, CNN Indonesia | Jumat, 21/12/2018 15:28 WIB
Konser musik rohani dinilai selalu mendapatkan sambutan luar biasa, baik dari masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara seperti dari Timor Leste. Konser musik rohani dinilai selalu mendapatkan sambutan luar biasa, baik dari masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara seperti dari Timor Leste. (Dok. Kemenpar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menggelar konser rohani di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya yang berbatasan dengan Indonesia seperti Timor Leste. 

Plt Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran 1 Kemenpar, Ni Wayan Giri Adnyani, mengatakan konser musik rohani selalu mendapatkan sambutan luar biasa, baik dari masyarakat lokal maupun wisatawan mancanegara seperti dari Timor Leste.

"Kami ingin meningkatkan kunjungan wisman, khususnya pasar Timor Leste lewat pos-pos pintu perbatasan. Kali ini melalui dua Pos Lintas Batas Negara (PLBN), yaitu PLBN Mota'ain di Belu dan PLBN Wini di Timur Tengah Utara," ucap Ni Wayan dalam keterangan tertulis, Jumat (21/12).


Ia pun mengungkapkan acara serupa akan kembali digelar di PLBN pada 22 Desember 2018, yang akan dimeriahkan dengan bintang tamu Gaby Idol.


Mentri Pariwisata Arief Yahya turut mengapresiasi konser musik rohani sebagai salah satu daya tarik wisman Timor Leste. Baginya pesan yang disampaikan sangat kuat dan tentunya bakal meningkatkan perekonomian setempat.

"Semakin ramai dengan kegiatan, maka kegiatan ekonomi di kawasan itu juga akan semakin hidup. Jangan lupa berkolaborasi. Harmoni dan sinergi adalah kunci sukses kita. Akademisi, pengusaha, komunitas, pemerintah, dan media, semuanya harus dilibatkan. Kata kuncinya Indonesia Incorporated, Salam Wonderful Indonesia," ucap Arief.

Konser musik rohani ini digelar Rabu (19/12) yang dimulai pada pukul 10.00 WIT. Acara pun berlangsung dengan penuh sukacita dan berakir pada pukul 13.30 WITA.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata Republik Indonesia atas di selenggarakannya beragam kegiatan di wilayah perbatasan melalui festival Wonderful Indonesia, termasuk kegiatan konser musik rohani ini," ucap Raymundus yang mewakili Pemkab TTU.

Menurutnya, kegiatan yang masuk dalam Festival Wonderful Indonesia ini berdampak sangat positif bagi perekonomian. Di antaranya berupa peningkatan wisatawan mancanegara maupun nusantara. Masyarakat di perbatasan pun merasakan dampak positifnya.

"Festival Wonderful Indonesia yang dilaksanakan beberapa tahun belakangan ini telah berdampak pada peningkatan wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestik di wilayah ini, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di perbatasan. Kami tetap mengharapkan tahun 2019 Kementerian Pariwisata meningkatkan kegiatan serupa karena dapat meningkatkan daya tarik wisata di daerah ini," katanya.

Konser musik rohani di PLBN Wini dimeriahkan oleh Ibeth, penyanyi jebolan Indonesia Idol. Kehadiran Ibeth pun terbukti menjadi daya tarik bagi wisatawan dari Timor Leste. Mereka antusias menyaksikan jalannya konser.


"Kesempatan yang sangat luar biasa dapat mengenalkan lagu rohani di acara yang sangat luar biasa ini. Masyarakat perbatasan yang hadir maupun wisatawan dari Timor Leste, sangat antusias menyaksikan acara ini. Aku senang sekali bisa diterima masyarakat di perbatasan Wini ini dan tentunya wisatawan dari Timor Leste," papar Ibeth.

Lewat konser ini tercatat 169 partisipan asal Timor Leste menyeberang melalui PLBN Wini. Partisipan dari Timor Leste yang memeriahkan acara ini datang dari berbagai kalangan, di antaranya dari Panti Asuhan Honis, Gereja Numbei, Sekolah SMAK Sta. Antonio, Gereja Padiae, dan Kesusteran Franciscana Padiae. Mereka membawakan beberapa tarian tradisional seperti tarian latefak, tarian tais beti, tarian lilin, dan dance modern.

Sedangkan wisatawan dari Timor Leste yang masuk ke Indonesia melalui PLBN Wini tercatat sebanyak 817 orang dalam kurun waktu dua hari, 18-19 Desember 2018. (prf/vws)