6 Cara Atasi Leher Sakit dan Kaku

CNN Indonesia | Senin, 14/01/2019 07:21 WIB
6 Cara Atasi Leher Sakit dan Kaku Ilustrasi leher kaku (Istockphoto/Aleksej Sarifulin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Leher kaku bisa sangat menyakitkan dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Mengutip Healthline, tercatat lebih dari 17 persen perempuan dan 12 persen laki-laki mengalami sakit dan kaki pada bagian leher.

Penyebabnya beragam, mulai dari penggunaan gawai dengan posisi menunduk, postur tubuh yang salah, stres, gerakan leher berulang, atau kecelakaan pada leher.


Agar sakit pada leher tak terus menerus mengganggu keseharian Anda, ada beberapa cara yang bisa diterapkan. Beberapa cara itu dilakukan untuk mengurangi rasa sakit.

1. Kompres dingin atau panas
Umumnya, leher kaku dapat ditolong dengan kompres, baik kompres dingin maupun kompres panas. Kompres dapat mengurangi inflamasi.

Untuk kompres dingin, letakkan es yang sudah diwadahi selama 24-48 jam pada bagian leher. Hal ini dapat mengurangi inflamasi tepat pada daerah leher yang terasa sakit.

Sama halnya dengan kompres dingin, kompres panas pun dapat memperlancar peredaran darah. Keduanya bisa dilakukan secara bergantian.

2. Peregangan
Peregangan dapat membantu mengurangi rasa sakit dan kaku pada leher. Penting untuk diperhatikan bahwa gerakan yang dilakukan tidak perlu tergesa-gesa dan tiba-tiba.

Peregangan dapat dilakukan dengan cara memutar pundak ke depan dan belakang. Tekan tulang belikat secara bersamaan dan perlakukan lakukan gerakan menoleh ke kiri dan kanan.

Sebelum melakukan peregangan, akan lebih baik jika Anda menempelkan koyo panas atau mandi dengan air hangat.

3. Pijat
Pijat bisa jadi pilihan. Namun, pijat hanya bisa dipraktikkan oleh tenaga profesional. Pijat dapat membantu melemaskan otot sekitar leher.

4. Akupuntur
Tusuk jarum atau akupuntur bakal melibatkan jarum yang ditusukkan ke titik-titik tertentu pada tubuh. Meski belum ada penelitian ilmiah soal akupuntur, terapi ini sudah dilakukan sejak ratusan tahun lalu sebagai pengobatan tradisional di daratan Asia Timur.

5. Kurangi stres
Tak bisa dimungkiri stres dapat membawa dampak pada sakit fisik, termasuk leher kaku. Stres membuat otot leher menegang.
Sebaiknya kurangi stres dengan berbagai cara yang dirasa pas. Misalnya, mendengarkan musik dengan irama pelan, meditasi, berlibur, dan melakukan hobi.

6. Tidur dalam lingkungan yang nyaman
Posisi tidur yang salah bisa jadi salah satu penyebab leher kaku. Oleh karena itu, perhatikan kasur, bantal, serta posisi tidur agar leher tak lagi kaku.

Pastikan kasur cukup padat untuk menopang tubuh, gunakan bantal leher, usahakan posisi tidur menyamping atau terlentang, dan usahakan tubuh dalam kondisi rileks sebelum beranjak tidur. (els/asr)