Rute Penerbangan yang Melintasi Zona Cahaya Utara

CNN Indonesia | Kamis, 17/01/2019 10:24 WIB
Rute Penerbangan yang Melintasi Zona Cahaya Utara Penampakan Cahaya Utara yang diabadikan oleh astronaut NASA, Scott Kelly. (REUTERS/NASA/Handout)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jika berencana melakukan penerbangan yang melewati langit Alaska, utara Kanada, Greenland, Noregia, Swedia, Finlandia atau Islandia, kemungkinan besar Anda bisa menyaksikan fenomena Aurora Borealis atau Cahaya Utara dari dalam pesawat.

Hal tersebut dikatakan oleh pilot maskapai penerbangan Icelandair, Kapten Sigríður Einarsdóttir, seperti yang dikutip dari The Points Guy pada Rabu (16/1).


"Selain rute, penting juga untuk menentukan waktu keberangkatan. Penerbangan malam saat musim gugur ke musim dingin menjadi kesempatan terbaik untuk bisa menatap Cahaya Utara dari pesawat," kata Einarsdóttir.


"Saya menyarankan untuk terbang di akhir bulan November, menjelang musim dingin. Di saat itu siang lebih pendek dan malam lebih panjang," lanjutnya.

[Gambas:Instagram]

Menatap Cahaya Utara dari atas langit tentu saja merupakan pengalaman berbeda dibanding menatapnya dari daratan.


Dikatakan Einarsdóttir, Cahaya Utara yang ditatap dari langit terlihat lebih cerah dan lebih atraktif.

"Dari langit, pergerakan Cahaya Utara lebih jelas terlihat, sudah pasti memberikan pengalaman berbeda dibanding melihatnya dari daratan," ujar Einarsdóttir.

Duduk dekat kaca tentu saja menjadi salah satu cara untuk bisa melihat Cahaya Utara lebih jelas.

[Gambas:Instagram]

Bagi yang ingin mengabadikan momen tersebut, tidak ada salahnya untuk memesan bangku dekat sayap.

Selain memotretnya dengan pengaturan long exposure, jangan lupa untuk menutupi diri dan kamera dengan selimut, sehingga jendela tak memantulkan bayangan bagian dalam kabin pesawat.

Baik dari darat atau langit, penampakan Cahaya Utara memang tak bisa diduga. Oleh karena itu Einarsdóttir menyarankan agar turis bisa mengecek informasi cuaca di situs resmi Icelandic Met Office.

(ard)