Gudang Anggur Bawah Tanah Moldova Jadi Lokasi Lomba Lari

REUTERS, CNN Indonesia | Jumat, 25/01/2019 18:45 WIB
Gudang Anggur Bawah Tanah Moldova Jadi Lokasi Lomba Lari Suasana lomba lari di gudang anggung Milestii Mici. (REUTERS/Gleb Garanich)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ratusan pelari hadir dalam lomba lari 10 km di gudang anggur terbesar di dunia pada Minggu (20/1). Selama lomba, mereka mengandalkan lampu senter kepala untuk menerangi jalan dalam bangunan berupa gua kapur gelap yang membentang sekitar 200 km di bawah tanah dekat ibu kota Moldova.

Penari dan musisi yang mengenakan kostum rakyat tampil dalam kegelapan, menghibur para pelari yang termasuk turis dari Amerika Serikat, Kanada dan Eropa.

Pabrik anggur Milestii Mici yang dimiliki pemerintah Moldova meraih Guinness World Records pada 2005 karena menjadi tempat penyimpanan botol anggur terbesar di dunia.


Tahun ini gudang itu tercatat menampung sekitar 2 juta botol anggur.

Sebagian dari balapan berlangsung di jalan setapak di luar gudang. Medannya licin karena bersalju. Setelah melalui jalan setapak, pelari masuk ke dalam gudang, melewati tong-tong besar yang berisi anggur ek.

Setelah melewati garis finis mereka disambut, tentu saja dengan segelas anggur.

"Ini tidak seperti balapan yang pernah saya lakukan, pengalaman sekali seumur hidup. Berlari melalui gudang anggur, bukan seperti lomba lari biasa. Orang-orang menyemangati, bahkan di dalam gudang anggur. Ini bukan lomba lari 10 km biasa," kata Amy MacDonald dari Kanada.

"Saya memang berasal dari Kanada, tapi jalan setapak yang bersalju tetap sulit untuk dilewati. Jalanan di dalam gudang juga tidak rata. Waktu pun sangat sedikit, sehingga saya harus fokus saat berlari."

Sebelum menjadi gudang anggur, bangunan ini berupa tambang kapur. Bangunan ini telah berusia lebih dari beberapa dekade.

Agar pelari tidak tersesat, mereka diberi peta yang menunjukkan "jalan" bawah tanah yang dinamai berdasarkan varietas anggur yang berbeda.

Moldova, sebuah negara berpenduduk 3,5 juta orang yang berada di antara anggota Uni Eropa yakni Rumania dan Ukraina, adalah salah satu daerah pembuatan anggur bekas Uni Soviet.

[Gambas:Instagram]

Minuman anggur dan brendinya masih populer di negara bekas Soviet, tetapi kurang dikenal di tempat lain.

Sektor anggur mempekerjakan lebih dari sepersepuluh tenaga kerja Moldova, meskipun pada 2017 hanya menyumbang 2,8 persen dari perekonomian salah satu negara termiskin di Eropa ini.

Moldova berharap menemukan pasar di Barat untuk anggurnya, dan mendatangkan lebih banyak turis untuk wisata ke gudang anggur bersejarah ini.

Panitia mengatakan tujuan utama lomba hanya untuk bersenang-senang, bukan untuk adu kecepatan.

"Tujuannya bukan untuk adu kecepatan. Orang-orang datang ke sini untuk bersenang-senang, "kata Dmitry Voloshin, Presiden organisasi olahraga Sporter yang mengadakan lomba.

"Daripada minum anggur di meja, mengapa tidak berlari dan kemudian minum segelas anggur?"

[Gambas:Instagram]
(ard)