Galapagos Ingin Jadikan TN Komodo 'Saudaranya'

ANTARA, CNN Indonesia | Selasa, 29/01/2019 20:43 WIB
Galapagos Ingin Jadikan TN Komodo 'Saudaranya' Kura-kura raksasa di Taman Nasional Galapagos. (Foto: AFP PHOTO / Pablo COZZAGLIO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kabar ditutupnya Taman Nasional (TN) Komodo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, rupanya 'mengundang' perhatian pihak TN Galapagos di Ekuador untuk menjadikannya rekanan.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Jelamu, mengatakan Pemerintah Ekuador berminat menjalin kerja sama dengan konsep sister island (pulau yang dianggap memiliki banyak kemiripan) antara TN Galapagos dengan TN Komodo.

"Pemerintah Ekuador ingin adanya kerja sama "sister island" seperti yang disampaikan melalui Duta Besar Indonesia untuk Ekuador, ibu Diennaryati Tjokrosuprihatono dalam kunjungannya ke NTT beberapa hari lalu," kata Marius, seperti yang dikutip dari Antara, Selasa (30/1).


Ia mengatakan kerja sama itu tengah didorong, karena keduanya sama-sama merupakan taman nasional dengan ikon yang sudah terkenal di berbagai belahan dunia.

Taman Nasional Galapagos, ia melanjutkan, terdapat satwa langka yakni kura-kura raksasa. Selain itu ada pula ikan paus dan pinguin yang menjadi atraksi untuk wisatawan dunia.

Sementara itu di TN Komodo terdapat reptil purba Komodo, yang dinobatkan UNESCO sebagai warisan dunia dan menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

"Sehingga nanti antar pemerintah atau otoritas pengelola bisa saling belajar terkait pengelolaannya taman nasional lewat kerja sama ini," katanya.

Marius mengatakan Pemerintah Ekudor menerapkan kontrol yang sangat ketat terhadap Taman Nasional Galapagos, dan betul-betul dijadikan daerah konservasi yang berkualitas tinggi.

Ia mencontohkan seperti adanya kebijakan layanan penerbangan ke Kepulauan Galapagos yang dibatasi hanya dua kali sehari, untuk menghindari aktivitas wisata secara massal.

Selain itu, kapal-kapal pesiar tidak diizinkan masuk dan jumlah pengunjung setiap hari dibatasi dengan system pembelian tiket yang ketat.

Marius menambahkan wacana kerja sama tersebut telah disambut baik Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Lasikodar.

"Nantinya kalau permintaan pemerintah provinsi untuk kerja sama pengelolaan TNK disetujui Pusat maka kerja sama ini bisa dimulai, dan kita bisa belajar pengelolaannya dari Ekuador," katanya.

(agr)