Meriahnya Merah Imlek dari Oscar Lawalata

CNN Indonesia | Sabtu, 09/02/2019 15:25 WIB
Meriahnya Merah Imlek dari Oscar Lawalata Koleksi Oscar Lawalata (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tahun baru China alias Imlek selalu jadi perayaan yang penuh sukacita dan ini digambarkan dengan penggunaan warna merah pada beragam elemen. Pun demikian dengan desainer Oscar Lawalata. Pada Kamis (7/2), ia seolah ingin memeriahkan Imlek dengan 'siraman' warna merah lewat koleksi bertajuk 'Merahnya Merah'. 

Bekerjasama dengan Epajewel, sebuah pertunjukan mini digelar di Rumah Heritage Jakarta. Terinspirasi dari budaya peranakan, dia memamerkan sekitar 18 look busana wanita dengan napas yang serupa yakni merah. 

"(Saya) ingin membuat sesuatu yang baru saja. Ini merah semua. Warna merah kan identik dengan perayaan Imlek," ujar Oscar pada CNNIndonesia.com saat ditemui seusai pertunjukan di Rumah Heritage Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/2). 


Foto: CNN Indonesia/Safir Makki

Pertunjukan kemarin seperti 'ledakan'. Tanpa basa-basi Oscar menghadirkan busana serba merah baik atasan maupun bawahan. Sematan warna lain hanya sekadar 'mampir' pada detail busana mulai dari embroidery pada kerah, manik dan batu-batuan. 

Akan tetapi jangan salah. Meski semua tampak serupa, jika diperhatikan ia memberikan detail dengan cermat tapi tak berlebihan. Detail velvet patchwork, sulaman benang membentuk motif geometris, motif sisik naga, motif silang, motif sisik naga sampai bentuk motif batik Lereng memberikan 'warna' tersendiri pada koleksi busana.

Meski membawa tema Imlek, Oscar tidak terkungkung pada siluet-siluet klasik khas qipao atau cheongsam yang membentuk tubuh. Busana-busana justru hadir dengan siluet serba loose seperti kaftan dress, tunik, oversized top, blazer, sling dress, serta bawahan berupa rok dan harem pants. Namun pada beberapa look bisa ditemui kerah tinggi atau kerah Shanghai ala cheongsam. 

Siluet-siluet ini teramu dalam material berupa sutera, katun dan beludru. 

Foto: CNN Indonesia/Safir Makki

Lewat koleksi ini Oscar menyampaikan bahwa budaya Indonesia banyak berasimilasi dengan budaya China. Oleh karena itu koleksinya juga tetap menunjukkan elemen budaya Indonesia seperti batik. 

Pertunjukan kemarin juga menggandeng Yayasan Kanker Anak Indonesia. Oscar menuturkan sebagian hasil penjualan koleksi akan disumbangkan untuk yayasan dan anak-anak penyandang kanker yang memerlukan uluran tangan. Tak heran jika pertunjukan kemarin juga melibatkan penyintas kanker demi menunjukkan semangat mereka dalam melawan penyakit ini. 


Foto: CNN Indonesia/Safir Makki
(els/chs)