Belanda Terpilih Sebagai Destinasi Paling Berwarna

CNN Indonesia | Rabu, 13/02/2019 20:24 WIB
Belanda Terpilih Sebagai Destinasi Paling Berwarna Pemandangan kebun bunga tulip di Belanda. (Dok Wikipedia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bagi yang gemar berfoto, datang ke destinasi wisata berwarna-warni adalah kewajiban. Jika pilihannya ke Eropa, turis bisa menyimak daftar terbaru yang dirilis oleh sebuah perusahaan akomodasi.

Sovereign Luxury Travel belum lama ini merilis daftar mengenai destinasi wisata berwarna-warni yang tersebar di Eropa.

Sejumlah nama destinasi yang masuk dalam daftar mereka, yakni Belanda, Italia, Yunani, Spanyol, dan Inggris.


Belanda berada di peringkat teratas karena memiliki lebih banyak pemandangan dengan semburat warna dibandingkan empat negara lainnya.

[Gambas:Instagram]

Di Negara Kincir Angin ini turis bisa mendatangi destinasi wisata yang berwarna seperti di Taman Bunga Keukenhof dan Desa Groningen.

Berada di posisi kedua ialah Italia, dengan lokasi berwarna-warni di kota Roma, Florence, tepian Grand Canal dan bangunan bersejarah Colosseum.

[Gambas:Instagram]

Lalu Yunani menempati posisi ketiga. Jangan sangka negara ini hanya memiliki bangunan yang serba putih, karena di Mykonos, Santorini, Kastel Minoan dan Masjid Ottoman juga memiliki semburat warna yang fotogenik.

Juru Bicara Sovereign Luxury Travel, Kit Smith, mengatakan kalau daftar tersebut mereka buat agar turis bisa datang ke destinasi dengan ragam warna kesukaan mereka.

Dengan begitu turis bisa merasakan pengalaman wisata yang lebih unik dan hakiki, terutama yang gemar berfoto.

[Gambas:Instagram]

Selain memuat nama destinasi paling berwarna, Sovereign Luxury Travel juga melakukan penelitian mengenai terciptanya warna di suatu destinasi wisata.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa iklim dan alam setempat menjadi faktor yang paling mempengaruhi, seperti yang terlihat di Thailand, Mesir dan Afrika Selatan.

Dikutip dari Lonely Planet pada Rabu (13/2), di ketiga negara tersebut warna merah mendominasi karena iklimnya tropis.

Sementara di Inggris dan Islandia warnanya cenderung kebiruan dan kehijauan karena dinginnya suhu udara.

(agr/ard)