Masjid Kauman Semarang, Saksi Bisu Sejarah Politik Indonesia

CNN Indonesia | Jumat, 15/02/2019 11:07 WIB
Masjid Kauman Semarang, Saksi Bisu Sejarah Politik Indonesia Masjid Kauman Semarang. (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Nama Masjid Kauman di Semarang sedang ramai dibicarakan setelah Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan salat Jumat berjamaah di sana.

Jauh sebelum pesta politik, masjid yang menjadi penanda berdirinya kota Semarang ini telah ramai didatangi oleh umat Muslim yang ingin beribadah dan turis yang ingin mengetahui sejarah datangnya Islam di Kota Lumpia.

Masjid Kauman Semarang adalah masjid tertua di Semarang. Masjid yang telah menjadi cagar budaya ini selesai dipugar pada tahun 1749 dengan arsitektur bergaya Jawa dan Persia-tradisional tapi modern.


Sebelum ramai dikaitkan dengan Prabowo, masjid yang dibangun pada Kesultanan Demak ini juga sempat berada dalam sejarah politik Indonesia, karena menjadi satu-satunya masjid di Tanah Air yang mengumumkan bahwa kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Pesan tersebut dibawa oleh Agus dalam mimbar salat Jumat setelah mendengar pidato Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Hatta dari radio satu jam sebelumnya.

Nyali Agus untuk memberitakan kemerdekaan dalam masjid membuatnya terpaksa pindah ke Jakarta, karena tentara Jepang yang berada di Semarang saat itu memburunya.

Agus selamat sampai Jakarta dan menghabiskan masa tuanya di kota ini.

Presiden Soekarno mengenang keberanian Agus dalam pidato salat Jumatnya di Masjid Kauman Semarang pada 1952.

Masjid ini tadinya berdiri gagah di tengah kota Semarang. Namun karena semakin banyak bangunan komersil yang berada di antaranya, masjid ini terpaksa terjepit di tengah kemodernan.

Sepanjang bulan Ramadhan di Masjid Agung Kauman Semarang digelar kegiatan Sema'an Al-Quran yang diikuti oleh ratusan orang dari berbagai daerah.

Kegiatan Sema'an Al-Quran ini digelar setiap hari usai sholat Dzuhur hingga menjelang sholat Asar. Sesuai dengan makna Sema'an yang berarti menyimak, kegiatan Sema'an Al-Quran adalah pemahaman Quran dengan penafsiran yang sesungguhnya.

Dengan diasuh oleh seorang Kyai yang sudah khatam Al-Quran 30 Juz, jamaah diberikan arti dan penjelasan setiap ayat di dalam Quran yang kemudian diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

kegiatan Sema'an Al -Quran di Masjid Kauman ini sudah berlangsung sejak tahun 1960. Sema'an diawali dari tanggal 1 Ramadan hingga 25 Ramadan. Saat tanggal 26 Ramadan, jamaah diharapkan sudah bisa katam Quran 30 juz.

Kegiatan Sema'an Al-Quran ini meyakinkan bahwa kepandaian seorang Muslim tidak hanya dilihat dari rutinitas ibadah dan kepandaian membaca Al-Quran. Namun juga pemahaman dan penafsiran Al-Quran dalam kehidupan bermasyarakat.

[Gambas:Video CNN]

(agr/ard)