Karl Lagerfeld, Desainer Legendaris yang Alergi Sandal Jepit

CNN Indonesia | Rabu, 20/02/2019 20:16 WIB
Karl Lagerfeld, Desainer Legendaris yang Alergi Sandal Jepit Karl Lagerfeld (REUTERS/Benoit Tessier)
Jakarta, CNN Indonesia -- Desainer legendaris Chanel, Karl Lagerfeld, mengembuskan napas terakhirnya di usia 85 tahun. Dia tutup usia pada Selasa (19/2) di sebuah rumah sakit di Paris, Prancis.

Selain karya yang inovatif, sepanjang karier Lagerfeld di dunia mode, dia juga dikenal memiliki kepribadian yang unik. Kepribadian itu bahkan tergambar jelas lewat gaya busana yang dikenakannya sehari-hari atau ketika menghadiri beragam acara penting.

Dia selalu tampil dengan kacamata hitam, rambut kuncir kuda putih, sarung tangan tanpa jari, dan sepatu bot. Gaya ini sudah jadi ciri khas perancang kelahiran Hamburg, Jerman ini.


Bukan tanpa alasan Lagerfeld selalu mengenakan aksesori itu. Kacamata hitam selalu dipakai untuk melindungi mata karena trauma, rambut kuncir kuda dianggap sebagai tampilan paling mudah, dan sarung tangan tanpa jari menandakan status sosial di Prancis.

Sedangkan untuk sepatu bot, pria berjuluk Kaiser ini punya alasan unik. Lagerfeld selalu memakai sepatu bot lantaran dia alergi pada sendal jepit.

"Saya benci sepatu selop. Yang paling saya benci adalah sandal jepit. Saya secara fisik alergi terhadap sandal jepit," kata Lagerfeld dalam sebuah wawancara dengan M Magazine pada 2012 lalu, dikutip dari Pop Sugar.

Tak jelas alergi seperti apa yang dimaksud sang desainer ternama yang membesarkan nama Chanel dan Fendi ini. Bisa jadi alergi yang menyebabkan gatal-gatal sama seperti orang alergi pada kacang atau makanan laut. Atau bisa juga dia sekadar tak nyaman menggunakan sandal jepit.

Menurut Lagerfeld, sepatu seharusnya senada dengan sarung tangan yang sempurna. Sarung tangan yang dipakai Lagerfeld merupakan sarung tangan tanpa jari untuk melindungi kulitnya dan sekaligus memberi kesan dia memiliki lengan yang panjang. Bagi orang Prancis, lengan yang panjang menandakan orang yang berpengaruh.

"Sepatu harus seperti sarung tangan: tanpa cacat, tanpa cela," tutur Lagerfeld.

Kini, Lagerfeld telah tiada. Karya dan gayanya nan ikonis bakal selalu terkenang di dunia mode. (ptj/asr)