Jepang Promosikan Tradisi Berendam Air Panas untuk Olimpiade
CNN Indonesia
Senin, 25 Feb 2019 18:46 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Berendam di pemandian air panas (onsen) menjadi kegiatan yang wajib saat berwisata ke Jepang. Dalam rangka menyambut pesta olah raga dunia Olimpiade 2020 yang akan dilangsungkan di Tokyo, sebuah resor ternama di Jepang membuat panduan bagi para wisatawan yang ingin menikmati waktu berharganya di Onsen.
Panduan tersebut berformat video animasi yang berbahasa Inggris. Pemilihan bahasa universal merupakan terobosan bagi pariwisata Jepang, mengingat selama ini Jepang adalah salah satu negara yang kurang ramah terhadap bahasa Inggris.
Salah satu destinasi ber-onsen-ria yang dipromosikan dalam video tersebut ialah kawasan di Fujikawaguchiko yang berada di kaki Gunung Fuji.
Sejak zaman kekaisaran, kawasan ini memang menjadi destinasi andalan bagi kaum bangsawan untuk melepaskan penat.
Fujikawaguchiko berjarak hanya 90 menit dari Tokyo. Selain berendam di mata air panas alam, wisatawan yang datang ke sini juga bisa bermalam dalam konsep glamour camping (glamping).
Mengutip Fortune pada Senin (25/2), diperkirakan saat Olimpiade 2020 berlangsung, ada lebih dari 40 juta wisatawan dari berbagai dunia yang akan datang ke Jepang.
Selain akses transportasi, pemerintah Jepang juga sedang membenahi fasilitas yang terkait wisata, seperti penyediaan papan informasi selain bahasa Jepang dan jaringan WiFi.
[Gambas:Video CNN]
(agr/ard)
Panduan tersebut berformat video animasi yang berbahasa Inggris. Pemilihan bahasa universal merupakan terobosan bagi pariwisata Jepang, mengingat selama ini Jepang adalah salah satu negara yang kurang ramah terhadap bahasa Inggris.
Lihat juga:Melepas Penat di Tahura Bandung |
Salah satu destinasi ber-onsen-ria yang dipromosikan dalam video tersebut ialah kawasan di Fujikawaguchiko yang berada di kaki Gunung Fuji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fujikawaguchiko berjarak hanya 90 menit dari Tokyo. Selain berendam di mata air panas alam, wisatawan yang datang ke sini juga bisa bermalam dalam konsep glamour camping (glamping).
Lihat juga:Menguji Fasilitas Kursi Roda di Jakarta |
Mengutip Fortune pada Senin (25/2), diperkirakan saat Olimpiade 2020 berlangsung, ada lebih dari 40 juta wisatawan dari berbagai dunia yang akan datang ke Jepang.
Selain akses transportasi, pemerintah Jepang juga sedang membenahi fasilitas yang terkait wisata, seperti penyediaan papan informasi selain bahasa Jepang dan jaringan WiFi.
Lihat juga:7 Jalur Kereta Tercuram Sekaligus Menawan |
[Gambas:Video CNN]
(agr/ard)