Menjaring Wisatawan Milenial Lewat Tourism 4.0

CNN Indonesia | Kamis, 28/02/2019 16:07 WIB
Menjaring Wisatawan Milenial Lewat Tourism 4.0 Ilustrasi. (Foto: CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra)
Jakarta, CNN Indonesia -- Melesatnya teknologi dan infomatika, membuat segala sektor terkait termasuk pariwisata harus mengikuti sekaligus memanfaatkan perkembangannya. Atas dasar itulah Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memfokuskan pengembangan pariwisata atau tourism 4.0 ditujukan bagi wisatawan milenial dengan target pertumbuhan yang berlipat.

Wisatawan milenial tercatat jumlahnya mencapai 50 persen dari keseluruhan wisman inbound ke Indonesia dengan proyeksi pertumbuhan berlipat.

"Sebagai perbandingan, Malaysia dalam program tourism 4.0 menargetkan pertumbuhan 4 kali lipat pada 2030, sedangkan Spanyol menjadi negara yang paling berhasil dalam tourism 4.0," kata Menpar Arief Yahya ketika membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata I Tahun 2019 di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (28/2).

Menpar Arief mengatakan tourism 4.0 yang ditujukan pada wisatawan milenial ditandai dengan adanya perubahaan perilaku yang cenderung lebih mandiri dan individual.


Ia mencontohkan wisman milenial Tiongkok yang dahulu dikenal sebagai "group tourism" sekarang lebih banyak yang menjadi individual tourism. Ia mengatakan, kelompok wisatawan milenial saat ini mendominasi negara-negara sumber wisman dunia.

Menurutnya kini banyak negara telah menyiapkan pengembangan tourism 4.0 di antaranya yang paling sukses adalah Spanyol.

"Spanyol menjadi banchmarking. Negara ini telah menerapkan pariwisata 4.0 di beberapa destinasi utamanya dengan membangun ekosistem digital mulai dari inspiration, arrival, destination, hingga post-trip serba digital mencerminkan era tourism 4.0," kata Arief Yahya.

Menpar Arief mengatakan Kemenpar saat ini sedang mempersiapkan transformasi menuju tourism 4.0 dalam strategi besar. Strategi besar yang dimaksud meliputi Strategic Theme: Wonderful Indonesia Digital Tourism 4.0; Strategic Imperatives for Transforming Tourism HR to Win Global Competition in Industry 4.0; 5 Technology Enabler; 9 Key Initiatives for Discipline Executions; dan Pentahelix Collaboration Approach.

"Kunci dalam grand strategy pariwisata era industri 4.0 adalah Sumber Daya Manusia atau SDM dan ini sebagaimana program yang ditetapkan Presiden Jokowi tahun ini yakni fokus pada SDM," kata Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menegaskan program Go Digital menjadi salah satu program strategis Kemenpar dalam upaya memenangkan pasar di era industri 4.0.

"Suka atau tidak suka, sudah terjadi perubahan perilaku pasar. Semua telah bergeser ke arah digital dan saat ini industri dunia telah bergeser ke arah industri digital era 4.0," kata Arief Yahya.

Perubahaan perilaku pasar, kata Arief Yahya, lebih lanjut diikuti pula dengan berubahnya perilaku konsumen (customer behavior) yang semakin mobile, personal, serta interaktif dan ini menjadi sifat dari digital yakni semakin digital, semakin personal (the more digital, the more personal).

"Dalam industri pariwisata perubahan perilaku konsumen itu terlihat ketika search and share 70% sudah melalui digital. Industri travel agen sudah tidak lagi bisa mengandalkan walk in service untuk reservasi tiket dan memilih paket wisata. Semua sudah berubah dengan digital," kata Arief Yahya.

[Gambas:Video CNN] (agr)