Alasan Es Krim Bikin Candu

CNN Indonesia | Senin, 04/03/2019 14:35 WIB
Alasan Es Krim Bikin Candu Ilustrasi es krim (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak lengkap rasanya jika belum menyantap es krim di tengah siang yang terik atau setelah menyantap makanan utama. Es krim seolah bersifat adiktif yang jadi candu dan tak bisa dilewatkan.

Menurut International Dairy Foods Association, rata-rata orang Amerika Serikat mengonsumsi lebih dari 10,4 kilogram es krim per tahun. Sebagai perbandingan, satu mangkuk kecil es krim biasanya hanya sekitar 80 gram.

Penelitian juga menunjukkan bahwa semakin sering mengonsumsi es krim, semakin bertambah pula keinginan untuk terus menyantapnya.


Ada beberapa alasan yang membuat es krim menimbulkan candu. Ahli kimia makanan Steve Young menjelaskan kepada CNN alasan utama yang membuat es krim bikin ketagihan adalah rasa.

Young menjabarkan rasa itu terdiri dari enam variabel. Yakni, tampilan yang menggugah selera, aroma yang muncul saat es krim leleh di mulut, rasa asam dari buah atau pahit dari vanila dan cokelat, rasa es krim secara keseluruhan, tekstur, dan suhu es krim.

Sementara itu, menurut Presiden Sensory Spectrum--perusahaan konsultan rasa--Gail Civille, rasa manis pada es krim merupakan faktor utama yang bikin candu. Rasa manis itu mesti tepat dan tak boleh berlebihan sehingga konsumen ingin mencobanya terus menerus.

Jumlah lemak dari susu di dalam es krim juga penting. Setidaknya, 10 persen kandungan es krim mesti berasal dari lemak susu. Semakin banyak lemak susu atau butterfat, semakin baik rasanya di mulut.

Selain itu, karakteristik lelehan es krim juga berperan penting menimbulkan candu.

"Proses es krim yang mencair memberikan pengalaman sensorik tambahan tidak seperti jenis makanan lain, karena Anda tidak mendapatkan perubahan yang sama," kata peneliti es krim Alina N Stelick, dikutip dari CNN.

Proses pencairan es krim ini tak boleh terlalu cepat atau terlalu lama. (ptj/asr)