Celana Jeans Selamatkan Pria dari Ancaman Tenggelam

CNN Indonesia | Selasa, 12/03/2019 17:05 WIB
Celana Jeans Selamatkan Pria dari Ancaman Tenggelam Ilustrasi. (jarmoluk/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepanikan bisa membahayakan keselamatan. Untuk menghindari kepanikan saat mengalami bencana, ada baiknya kita belajar teknik dasar penyelamatan diri sederhana yang banyak dibagikan oleh ahli kegiatan luar ruang atau militer.

Teknik penyelamatan diri sederhana menggunakan celana jeans belum lama ini dipraktekkan oleh turis asal Jerman, Arne Murke.

Ia mengubah celana jeans panjang yang dikenakannya sebagai alat pelampung sementara saat dirinya tenggelam di tengah lautan.


Murke bisa tenggalam di lautan Tolaga Bay, Selandia Baru, karena kapal yacht yang dinaikinya mengalami kecelakaan.

Dirinya terhempas keluar kapal tanpa sempat mengenakan jaket penyelamat.

Temannya berusaha melempar jaket penyelamat, namun tangan Murke tak sempat menggapainya akibat ombak yang sangat tinggi.

Murke lalu teringat video Angkatan Laut Amerika Serikat yang pernah ditontonnya.

Dalam video tersebut, seorang pemandu mengajarkan cara menggunakan celana jeans sebagai alat pelampung sementara.

Caranya ialah mengikat ujung celana jeans sebanyak dua kali dengan rapat, lalu masukkan air ke dalamnya melalui bagian pinggang, dan menggantungkan celana ke leher sambil memegang erat bagian pinggang, agar air yang masuk membantu menggembungkan celana untuk mengambang.

Setelah beberapa jam mengapung di lautan lepas akhirnya tim penyelamat segera datang dengan helikopter.

Murke ditarik ke atas helikopter dan langsung di bawa ke rumah sakit untuk pengecekan kondisi kesehatan.

"Tanpa celana jeans mungkin saya sudah tiada," kata Murke seperti yang dikutip dari This is Insider pada Selasa (12/3).

Selain sering menyaksikan teknik penyelamatan, salah satu hal yang membuat Murke jadi punya semangat hidup selama bertahan di tengah lautan ialah ingatannya akan anaknya yang berusia 10 tahun.

"Saya tiba-tiba teringat anak saya dan saya merasa kalau saya harus berjuang hidup untuknya," ujar Murke.

[Gambas:Youtube]

(agr/ard)