Hari Tidur Sedunia atau World Sleep Day diperingati setiap hari Jumat sebelum memasuki musim Semi, yang pada tahun ini jatuh pada hari ini, 15 Maret.
Hari Tidur Sedunia tahun ini mengusung tema Healthy Sleep, Healthy Aging. Slogan ini berarti tidur yang sehat dapat menghambat penuaan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Morgenthaler mengatakan beberapa penelitian menunjukkan tidur yang teratur dikaitkan dengan tingkat penuaan yang lebih lambat.
Lihat juga:5 Manfaat Seks untuk Kecantikan |
Studi menyebut orang yang memiliki tidur yang berkualitas, memiliki lebih sedikit tanda penuaan pada kulit wajah dan warna jaringan kulit yang lebih baik. Penelitian juga menemukan gangguan tidur (sleep apnea) merupakan faktor penyebab penuaan sel.
Selain mencegah penuaan, Morgenthaler menjelaskan tidur yang berkualitas di usia muda dan dewasa juga dapat mengurangi risiko obesitas, hipertensi, depresi, serta penurunan kognitif yang berkaitan dengan usia dan penyakit Alzheimer.
Data global menunjukkan masalah tidur merupakan epidemi global yang mengancam kesehatan dan kualitas hidup hingga 45 persen populasi dunia. Sebagian besar gangguan tidur sebenarnya dapat dicegah dan diobati, tapi kurang dari sepertiga penderita yang mencari bantuan profesional.
Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas, terdapat tiga elemen yang mesti terpenuhi yakni durasi, kontinuitas, dan kedalaman atau kenyenyakan tidur. Orang dewasa direkomendasikan tidur 7-8 jam setiap harinya.
Hari Tidur Sedunia merupakan gerakan global yang diusung World Sleep Society untuk menyerukan pentingnya tidur yang sehat. (ptj/chs)