Christchurch, Kota Taman yang Diteror Penembakan Masjid

CNN Indonesia | Senin, 18/03/2019 17:01 WIB
Christchurch, Kota Taman yang Diteror Penembakan Masjid Deretan bunga duka cita di depan Masjid Al Noor, Christcurch, Selandia Baru. (REUTERS/Jorge Silva)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penembakan yang terjadi di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3) membuat cemas industri pariwisata di sana. Padahal awal tahun selalu menjadi waktu yang baik bagi sebuah negara dalam mempromosikan paket wisatanya.

Seperti yang dikutip dari Stuff.co.nz pada Minggu (17/3), industri pariwisata Selandia Baru, khususnya Christchurch, sebenarnya sedang merangkak naik semenjak dihantam bencana alam gempa bumi yang terjadi pada tahun 2011.

Sepanjang tahun lalu sebanyak 558 ribu turis domestik dan mancanegara telah berkunjung ke sini. Pendapatan dari sektor pariwisata ditaksir mencapai NZ$2,8 miliar (sekitar Rp27 triliun).


Manajer Badan Pariwisata Christchurch, Loren Heaphy, mengatakan kalau sejak akhir pekan kemarin tempat peringatan korban penembakan yang berpusat di Botanic Gardens semakin ramai dikunjungi orang, begitu juga dengan penumpang kapal pesiar Majestic Princess yang sedang merapat di Pelabuhan Akaroa.

Ia sangat menyayangkan insiden berdarah ini malah terjadi di saat kota ini berusaha bangkit dari muramnya bencana gempa bumi.

Meski saat ini pihak kepolisian Selandia Baru mengumumkan bahwa kawasan Christchurch sudah aman, namun kengerian masih terasa di banyak kawasan.

Sejumlah acara dikabarkan batal, seperti konser Brian Adams dan Slayer, begitu juga dengan pertandingan kriket antara Black Caps dan Bangladesh.

Pada tahun 2011 saat gempa bumi mengguncang, kota ini mengalami penurunan jumlah pengunjung hingga 100 ribu.

Butuh waktu enam tahun untuk kembali memulihkan industri pariwisata di sini.

[Gambas:Instagram]

Kota Tenang dan Nyaman

Dikutip dari situs resmi Badan Pariwisata Christchurch, kota ini adalah kota terbesar di Pulau Selatan yang masuk kawasan Canterbury.

Christchurch menjadi yang terpadat ke-tiga setelah Auckland dan Wellington.

Sungai Avon membelah kota berhawa pegunungan yang dihuni oleh sekitar 404 ribu jiwa ini. Warga dari beragam suku dan agama hidup rukun berdampingan di sini.

[Gambas:Instagram]

Puncak musim panas di Christchurch berlangsung pada bulan Januari dengan suhu tertinggi sekitar 22,5 derajat Celcius.

Sementara puncak musim dinginnya berlangsung pada bulan Juli dengan suhu terendah sekitar 11,3 derajat Celcius.

Salah satu alasan turis datang ke Christchurch ialah untuk menikmati wisata ski di punggung-punggung gunungnya yang berselimutkan es.

Kota ini juga dijadikan gerbang menuju Antartika, karena militer Amerika Serikat menjadikan bandaranya sebagai lokasi penerbangan ransum ke sana.

[Gambas:Instagram]

Sebelum terjadinya penembakan, Christchurch merupakan kota yang tenang dan nyaman, karena dikelilingi oleh banyak taman hijau. Oleh sebab itu kota ini disebut sebagai Kota Taman.

Hagley Park, Christchurch Botanic Gardens, Willowbank dan Travis Wetland adalah kawasan hijau yang ternama di sini.

Ada banyak cara untuk menikmati panorama alam dan kota Christchurch. Selain berjalan kaki dan bersepeda, turis juga bisa mengikuti tur di trem, naik gondola, atau berperahu di Sungai Avon.

[Gambas:Instagram]

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pemerintah RI melalui Kementerian Luar Negeri memfasilitasi keluarga dua warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan di dua masjid di pusat Kota Christchurch untuk pergi ke Selandia Baru.

Kemlu bersama kedutaan besar Selandia Baru di Jakarta membantu mengurus sejumlah dokumen perjalanan dan visa bagi keluarga kedua WNI tersebut.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) melalui mesin penyaringan AIS juga sudah menyaring 2.856 video penembakan dua Masjid di Selandia Baru hingga Senin (18/3) pukul 08.00 WIB.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu mengatakan proses penapisan ini masih terus berlangsung.

"2.856 itu video semua. Kita tidak membicarakan konten lagi karena yang berbahaya itu videonya yang dia sedang siaran langsung itu," kata pria yang akrab disapa Nando di Kantor Indosat Ooredoo, Jakarta Pusat, Senin (18/3).

Nando menjelaskan Instagram menjadi media penyebaran video aksi terorisme paling tinggi dibandingkan platform lainnya.

[Gambas:Video CNN]

(agr/ard)