Kaya Antioksidan, Beras Hitam Punya Segudang Manfaat

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 28/03/2019 16:36 WIB
Kaya Antioksidan, Beras Hitam Punya Segudang Manfaat Bersifat antioksidan, beras hitam punya segudang manfaat untuk kesehatan. (Istockphoto/Handmade Pictures)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perut orang Asia rasanya tak lengkap jika makan tanpa nasi. Makanan dasar yang terbuat dari beras itu begitu mendarah daging di indera pencecap. Tak cuma beras merah atau putih, orang Asia juga mengenal beras hitam, biji-bijian kuno yang kaya akan manfaat.

Beras hitam telah dikonsumsi di wilayah Asia selama ribuan tahun. Beberapa daerah di Indonesia juga tercatat memiliki lahan tempat bercokolnya si padi hitam. Di Tanah Sunda, varietas ini dikenal sebagai beras 'ningrat' lantaran dahulu kala, beras ini hanya bisa dikonsumsi oleh golongan kaum raja.

Warnanya hitam keunguan dengan rasa sedikit manis tanpa kandungan gula.


Beras hitam dikenal sebagai jenis padi paling kaya akan antioksidan yang ampuh untuk melawan beragam jenis penyakit. Tak cuma itu, beras 'raja' ini juga memiliki sifat antiinflamasi, kaya serat, dan mampu menekan risiko diabetes serta jantung.

Merangkum berbagai sumber, berikut beberapa manfaat beras hitam.

1. Kaya antioksidan untuk melawan ragam penyakit
Warna hitam keunguan menjadi salah satu indikasi tingginya sifat antioksidan yang dimiliki. Studi menunjukkan, kandungan antosianin dari beras hitam menjadi yang tertinggi dibanding biji-bijian lain.

Antosianin memiliki kemampuan untuk mencegah berbagai penyakit. Situs kesehatan Dr. Axe mencatat, beberapa penelitian ilmiah juga pernah menemukan manfaat beras hitam untuk menekan risiko kanker, penyakit kardiovaskular, dan peradangan.

2. Melindungi jantung
Studi menunjukkan, beras hitam mengurangi pembentukan plak aterosklerotik berbahaya di arteri. Hal ini sangat penting untuk menjaga arteri tetap bersih dan mencegah gangguan jantung serta stroke.

3. Mendetoksifikasi tubuh
Konsumsi beras hitam dipercaya dapat membantu detoksifikasi tubuh dan membersihkan hati dari penumpukan racun berbahaya.


Penelitian pada kelinci menemukan konsumsi beras hitam bermanfaat untuk mengurangi stres oksidatif.

4. Meningkatkan kesehatan pencernaan
Beras hitam kaya akan serat. Serat dalam beras hitam dapat membantu mencegah sembelit, kembung, dan gejala pencernaan lainnya.

Serat bersifat mengikat limbah dan racun dalam saluran pencernaan, membantu menariknya keluar dan berkontribusi pada fungsi usus.

5. Membantu penurunan berat badan
Serat dalam beras hitam juga dapat membantu Anda merasa kenyang dalam waktu yang lebih lama. Hal ini berpotensi membantu penurunan berat badan.

6. Menjaga fungsi otak
Banyak peneliti percaya bahwa stres oksidatif memiliki efek buruk pada fungsi kognitif. Karenanya, antioksidan seperti antosianin dapat bekerja untuk mengurangi stres oksidatif dan menjaga otak yang sehat.

Mengutip StyleCraze, sebuah studi yang dilakukan oleh sejumlah peneliti di Bulgaria menemukan antosianin berperan dalam meningkatkan fungsi belajar dan memori pada tikus.

Penelitian lain yang dilakukan pada 16 ribu orang dewasa menemukan bahwa konsumsi jangka panjang makanan kaya antosianin dapat memperlambat laju penurunan kognitif hingga 2,5 tahun.

7. Mengobati asma
Antosianin yang ditemukan dalam beras hitam efektif dalam mengobati asma. Studi yang dilakukan di Korea menyebutkan bahwa antosianin dapat mengobati asma dengan mengurangi peradangan di saluran udara dan hipersekresi lendir yang terkait dengan gangguan pernapasan.

8. Menjaga kesehatan mata
Sebuah penelitian menyebutkan, antosianin yang diekstraksi dari beras hitam efektif dalam mencegah dan mengurangi kerusakan retina.

[Gambas:Video CNN] (asr/asr)