Cara Tepat Menyimpan Makanan demi Hindari Keracunan

CNN Indonesia | Rabu, 23/01/2019 06:52 WIB
Cara Tepat Menyimpan Makanan demi Hindari Keracunan Ilustrasi makanan (FoodiesFeed)
Jakarta, CNN Indonesia -- Agak sayang rasanya membuang makanan yang belum habis dimakan. Banyak dari kita membiarkan makanan yang belum habis itu dengan menyimpannya dan berharap dapat dilahap lagi di kemudian hari.

Proses pendinginan dalam kulkas menjadi salah satu cara ampuh untuk menjaga makanan tetap awet. Suhu menjadi faktor penting untuk mengendalikan pertumbuhan mikroba yang menyebabkan rusaknya makanan.

Sebagaimana diketahui, mikroba dapat menyebabkan sederet penyakit, mulai dari diare hingga keracunan makanan. Sebagian besar mikroba penyebab penyakit dapat tumbuh ke tingkat yang berbahaya sebelum makanan tersebut berubah warna dan mengubah bau, rasa, atau penampilan.


Untuk itu, demi terhindar dari penyakit, Anda perlu mengetahui beberapa cara tepat untuk menjaga makanan tetap sehat.

Cara menghentikan pertumbuhan mikroba dalam makanan

Garam telah lama digunakan sebagai pengawet makanan yang mudah busuk seperti daging. Garam mengikat air dan menahan mikroba.

Selain garam, Anda juga bisa menggunakan asam untuk menjaga makanan tetap awet melalui fermentasi. Pasalnya, sebagian mikroba tak menyukai asam.

Cara menyimpan makanan dengan aman

Pada kisaran suhu udara antara 5 hingga 60 derajat Celcius, bakteri akan tumbuh dengan cepat. Untuk menghindarinya, simpan makanan pada tempat dengan suhu udara di bawah 5 derajat Celcius.

Kapan makanan harus dibuang?

Keracunan bisa Anda alami jika mengonsumsi makanan yang dibiarkan terlalu lama dalam suhu udara tak tepat. Ada beberapa cara yang dapat membantu Anda menghindari keracunan dari sisa makanan.

Hal pertama yang perlu dicatat adalah, Anda perlu sesegera mungkin memakan atau menyimpan makanan yang telah tersimpan di udara bebas selama dua jam. Namun, Anda perlu membuangnya jika makanan sudah tersimpan selama lebih dari empat jam. (ims/asr)