FOTO: Upaya Ibu Tunakarya Bali Berdaya demi Keluarga

Endro Priherdityo, CNN Indonesia | Jumat, 05/04/2019 11:05 WIB

Denpasar, CNN Indonesia -- Banyak ibu tunakarya terpaksa turun ke jalan bekerja serabutan demi keluarga. Namun mereka tak patah arang untuk bisa berdaya lepas dari jalanan.

Sebuah rumah yang terletak di Jalan Gunung Karang, Kota Denpasar, menjadi rumah kedua bagi banyak ibu-ibu tunakarya di ibukota Bali dan sekitarnya itu. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Di rumah yang dikelola oleh Bali Life Foundation ini, para ibu diajak dan dilatih keterampilan untuk bisa berdaya dan memiliki penghasilan. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Bali Life Foundation juga digandeng oleh jaringan Accor Hotel yang membawa desainer senior Susan Budihardjo (kanan) mengajarkan cara mengolah linen bekas. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Rumah lokakarya ini didirikan sejak 2015. Dan semenjak itu pula, belasan ibu-ibu menjadikan rumah ini sebagai rumah kedua, terutama bagi mereka yang terpaksa mencari nafkah usai pisah dari suami. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Banyak ibu-ibu di lokakarya ini menjadi tumpuan harapan anak-anak mereka, sedangkan para suami disebut lebih memilih sabung ayam alih-alih mencari nafkah. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Ada banyak pelatihan yang diajarkan kepada ibu-ibu tunakarya, mulai dari membuat gelang, boneka, tas, hingga apron. Semuanya berasal dari barang bekas. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Sedangkan anak-anak mereka diajarkan calistung dan bahasa Inggris. Dulu, anak-anak ini ikut mengemis atau bekerja sebagai buruh bangunan bagi yang laki-laki atau petugas spa bagi yang perempuan. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Di rumah ini, para ibu juga menjaga anak-anak mereka. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Netty Sitanggang, koordinator Women Workshop Pusat Pemberdayaan Wanita Bali Life Foundation sekaligus pengelola rumah lokakarya ini. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Sejumlah karya para ibu tunakarya yang dibuat dari barang bekas. Para ibu diberi upah sesuai dengan jumlah barang yang dihasilkan dikali upah masing-masing jenis barang. Uang yang didapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan sekolah anak. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)
Selain belajar, anak-anak juga bermain dengan ceria di rumah ini. (CNN Indonesia/Endro Priherdityo)