Mengenal Manfaat dan Efek Samping Susu Kedelai bagi Ibu Hamil

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 04/04/2019 12:41 WIB
Mengenal Manfaat dan Efek Samping Susu Kedelai bagi Ibu Hamil Ilustrasi (Pexels/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pola konsumsi patut menjadi salah satu yang diperhatikan ibu hamil. Asupan sehat yang mendukung kehamilan sangat diperlukan. Salah satu yang kerap menjadi perbincangan adalah konsumsi susu kedelai.

Konsumsi susu kedelai masih terus jadi perdebatan. Sejumlah penelitian mengklaim manfaatnya bagi ibu hamil. Namun, pada saat yang sama, sederet penelitian lain justru menentang hal tersebut.

Susu kedelai mengandung protein dengan kadar yang sama dengan susu sapi. Meski dikenal sebagai sumber kalsium dan protein yang penting bagi kehamilan, namun tubuh beberapa wanita menolaknya.



Mengutip LiveStrong, berikut manfaat dan efek samping konsumsi susu kedelai bagi ibu hamil.

Manfaat

1. Sebagai sumber protein
Kedelai adalah salah satu sumber protein terbaik karena kandungan sembilan asam amino vital di dalamnya. Memasukkan lebih banyak protein dalam menu diet adalah kunci masa kehamilan.

2. Perkembangan sistem saraf bayi
Sebagian besar ibu hamil diminta untuk mengonsumsi suplemen asam folat selama kehamilan. Asam folat diketahui dapat membantu perkembangan sistem saraf pada bayi. Susu kedelai adalah sumber alami asam folat.

3. Vitamin membantu pertumbuhan bayi
Susu kedelai kaya akan berbagai vitamin, mulai dari vitamin A, B1, dan E. Tak cuma menjadi ibu hamil tetap sehat, tapi vitamin-vitamin itu juga membantu pertumbuhan bayi dalam janin.

4. Menjaga energi ibu hamil
Susu kedelai dikenal dengan kandungan karbohidratnya. Kandungan itu sangat penting untuk menjaga tingkat energi wanita hamil tetap tinggi.

Efek samping

Konsumsi susu kedelai pada ibu hamil hadir dengan ragam efek samping yang melingkupinya. Berikut beberapa efek samping konsumsi susu kedelai:

1. Menghalangi penyerapan mineral
Susu kedelai mengandung asam fitat yang bermanfaat sekaligus berbahaya bagi wanita hamil. Di satu sisi, asam fitat bisa mengurangi penyerapan beberapa logam berbahaya. Namun di sisi lain, asam fitat juga menghalangi penyerapan mineral esensial seperti kalsium, zat besi, dan zync yang dibutuhkan ibu hamil.

2. Menurunkan kolesterol baik
Rendah lemak adalah salah satu sisi positif susu kedelai. Namun, perlu dicatat bahwa seorang ibu hamil membutuhkan kolesterol baik untuk memproduksi progesteron, estrogen, dan vitamin D.

3. Menghambat perkembangan bayi
Susu kedelai mengandung isoflavon yang dapat meniru estrogen dalam tubuh manusia. Mengonsumsi banyak isoflavon dapat berdampak pada perkembangan bayi dalam janin.

Sejumlah penelitian mengaitkan konsumsi susu kedelai dalam porsi besar oleh ibu hamil dengan tumor pada bayi. Selain itu, isoflavon juga dapat menyebabkan migrain pada wanita hamil.

4. Alergi
Susu kedelai bakal menimbulkan dampak yang berbeda pada setiap wanita. Beberapa wanita hamil bakal merasakan reaksi alergi akibat susu kedelai lewat ruam, muntah-muntah, dan peradangan.

Moderasi adalah kata kunci dalam hal ini. Mengonsumsi satu atau dua gelas susu kedelai selama sehari adalah ukuran yang tepat. Jika masih ragu, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi susu kedelai.

[Gambas:Video CNN] (asr/asr)