Penjelasan Sederhana soal 'Tax Refund' bagi Turis

CNN Indonesia | Selasa, 09/04/2019 13:45 WIB
Penjelasan Sederhana soal 'Tax Refund' bagi Turis Ilustrasi. (REUTERS/Kacper Pempel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Belanja merupakan kegiatan yang wajib dilakukan saat berwisata. Perlu diketahui kalau turis mancanegara diberi hak untuk mendapat pengembalian pajak (tax refund) saat melakukan pembelian barang yang disertai value add tax (VAT). 

Sebelum sampai di Indonesia dengan muka cemberut karena tak mendapat tax refund, berikut sejumlah hal yang perlu diketahui:

1. Dari Barang bukan Layanan


Sebagian besar aturan tax refund diperuntukkan untuk barang bukan layanan yang dibayar. Hal ini dikarenakan membeli barang di luar negeri yang di bawa ke negara asal dianggap kegiatan ekspor.

Bon pembayaran hotel atau restoran bukan termasuk yang mendapat tax refund, karena di nikmati di luar negeri bukan di negara asal. Singapura, misalnya, menetapkan hal yang bisa mendapat tax refund dalam situs ini

Tax refund untuk layanan biasanya digunakan oleh pelancong yang bepergian untuk urusan bisnis bukan turis pada umumnya. Aturannya juga lebih rumit.

2. Berbeda Jumlah

VAT di setiap negara bisa berbeda, jadi jangan lupa mencari tahu besarannya sebelum mengurus tax refund.

Sebelum membeli, cari tahu apakah barang yang akan dibayar sudah termasuk VAT atau belum.

Di negara Eropa non-Uni Eropa, VAT bisa bervariasi; 25,5 persen di Islandia, 25 persen di Norwegia, 8 persen di Swiss atau 18 persen di Turki.

Sejumlah negara juga menetapkan harga minimal untuk mendapatkan tax refund. Untuk Eropa, bisa mengetahuinya melalui situs ini dan negara lain melalui situs ini.

3. Cari Tanda

Tidak semua toko melayani pembelian beserta tax refund. Carilah toko dengan tanda 'Tax Free' atau tanda senada di pintu masuknya.

Saat melakukan pembayaran, tanyalah kepada penjual bagaimana cara mendapatkan tax refund.

Mereka akan meminta menunjukkan paspor sebelum memberi selembar kertas (cheque) untuk digunakan turis melakukan tax refund.

4. Bukti pembelian

Di negara Uni Eropa, tax refund bisa dilakukan saat turis benar-benar keluar dari negara yang dikunjungi, bukan hanya sekadar melewati perbatasan.

Namun saat melewati perbatasan, mintalah stempel dalam cheque yang diberikan dalam pembelian.

Simpan bon pembelian dan pastikan barang yang dibeli tampak baru dan belum digunakan. Jika membeli tas di Paris misalnya, pastikan belum digunakan hingga mendapatkan tax refund.

Cari lapak bea cukai untuk tax refund sebelum check-in kepulangan di bandara. Tunjukkan bon pembelian, cheque, dan barang yang dibeli.

Usai mendapat stempel bisa juga mendatangi kantor Global Blue atau Planet yang akan mengurus penerimaan tax refund. Namun jasa mereka seharga 4 persen dari total tax refund yang didapat.

Perlu diingat agar tak mengepak barang untuk tax refund terlalu dalam di dalam tas atau koper, karena petugas akan melihat kondisi barang terlebih dahulu.

5. Belanja di Bandara

Jika malas mengurus tax refund, mungkin bisa memilih untuk belanja di duty free bandara yang otomatis bebas pajak, meski harganya lebih mahal sedikit dari toko di luar bandara.

Berbelanja di bandara juga semakin menyenangkan karena areanya disulap mirip mal.

[Gambas:Video CNN]
(agr/ard)