Ketentuan Waktu Membayar Utang Puasa

CNN Indonesia | Jumat, 24/05/2019 20:11 WIB
Ketentuan Waktu Membayar Utang Puasa Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia -- Umat Islam yang berhalangan untuk berpuasa diwajibkan untuk membayarnya di lain waktu. Namun, terkadang beberapa orang lupa membayar utang hingga masuk periode Ramadan berikutnya.

KH Ahmad Ishomuddin mengatakan bahwa utang puasa karena sebab-sebab tertentu wajib dibayar. "[Waktunya] kapan saja seseorang mengingatnya," kata dia.

Apabila pada tahun ini Anda lupa membayar, maka tak masalah jika Anda baru bisa membayarnya pada Ramadan berikutnya.


"Yang terpenting adalah niat kuat untuk membayar utang puasa," katanya.

Tak semua orang bisa melakukan ibadah puasa. Di antara orang-orang yang berpuasa, ada beberapa dari mereka yang mendapatkan dispensasi atau keringanan untuk tidak menahan hawa nafsu selama 12-13 jam.

Sebut saja umat Islam yang berada dalam kondisi sakit parah, sedang dalam perjalanan, ibu hamil dan menyusui, serta perempuan yang memasuki masa haid.

Namun demikian, mereka diharuskan menghitung jumlah hari tidak berpuasa. Jumlah hari itu menjadi utang yang wajib dibayar pada hari-hari lain.

Dalam Islam, membayar utang puasa sama hukumnya dengan puasa Ramadan. Keduanya sama-sama wajib dilakukan.

"Maka siapa pun yang memiliki utang puasa Ramadan, bayarlah kapan pun Anda sempat melunasinya," pungkasnya.

[Gambas:Video CNN] (edh/asr)