Ular Bermata Tiga Ditemukan di Australia

AFP, CNN Indonesia | Selasa, 07/05/2019 15:01 WIB
Ular Bermata Tiga Ditemukan di Australia Sosok ular bermata tiga di Australia. (Northern Territory Department of Tourism and Culture /via REUTERS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seekor ular bermata tiga yang ditemukan merayap di jalan di kota Humpty Doo, Australia utara, telah memicu kehebohan di negara yang sudah terbiasa dengan satwa liar tidak biasa.

Penjaga hutan menamai ular unik itu 'Monty Python' setelah menemukannya di jalan raya pada akhir Maret kemarin.

Sinar-X menunjukkan ketiga mata ular berfungsi dan soket tambahan kemungkinan berkembang secara alami sementara ular itu adalah embrio, Northern Territory Parks and Wildlife Commission mengatakan dalam unggahan di Facebook, mencatat bahwa kondisi cacat seperti itu biasa terjadi pada reptil.



Petugas margasatwa mengatakan kepada Northern Territory News bahwa ular sanca karpet berukuran 40 sentimeter itu berusia sekitar tiga bulan dan mati setelah sekitar satu bulan di penangkaran.

"Luar biasa ia mampu bertahan begitu lama di alam liar dengan kelainan bentuknya dan ia berjuang untuk makan sebelum ia mati pada minggu lalu," kata penjaga hutan Ray Chatto.

Tetapi "almarhum" Monty Python menemukan kehidupan baru di internet setelah Komisi Satwa Liar mengunggah foto-fotonya di halaman Facebook mereka pada minggu ini.

Para netizen langsung mengomentari fotonya dengan kalimat sarat candaan mengenai ular bermata tiga.

Salah satu netizen bahkan menulis, "saya tidak terganggu dengan ular bermata tiga ... hanya saja saya merasa sangat senang bahwa ada tempat yang bernama Humpty Doo".


[Gambas:Video CNN]



(ard)