Manfaat Mendaki Gunung Selain Menyehatkan

agr, CNN Indonesia | Selasa, 11/06/2019 12:45 WIB
Manfaat Mendaki Gunung Selain Menyehatkan Wisatawan mendaki gunung Ijen, Jawa Timur. (Foto: ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mendaki gunung adalah salah satu olahraga ekstrem yang kini berubah menjadi aktivitas wisata populer. Terlepas dari banyaknya kasus karena kecerobohan pendaki, kegiatan ini sangat memerlukan fisik dan persiapan yang matang.

Tak heran jika mendaki gunung identik dengan aktivitas yang menyehatkan. Mengutip Huffington Post, Selasa (11/6), satu jam trekking di kawasan pegunungan ternyata dapat membakar lebih dari 500 kalori.

Namun hal tersebut tergantung dari curamnya tanjakan dan berat beban yang dibawa dalam ransel.


Mendaki gunung juga dapat menurunkan berat badan secara efektif. Tidak hanya membakar kalori, berada di ketinggian juga telah terbukti dapat menurunkan berat badan.

Melakukan kardio dengan mendaki gunung terbukti dapat menurunkan tekanan darah empat sampai sepuluh poin, mengurangi bahaya penyakit jantung, diabetes dan stroke bagi mereka yang memiliki risiko tinggi untuk penyakit tersebut.

Selain menyehatkan, berikut manfaat mendaki gunung yang patut diketahui.

Metode penyembuhan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa manfaat fisik mendaki gunung dapat meningkatkan kesehatan jantung, dan bahkan dapat membantu pasien kanker untuk sembuh.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Sport Medicine, peneliti mengukur stres oksidatif, yang diduga berperan dalam berkembang dan kambuhnya kanker, tingkat wanita dengan kanker payudara dan pria dengan kanker prostat sebelum dan sesudah hiking.

Studi ini menemukan bahwa jarak trekking yang jauh dapat meningkatkan kapasitas antioksidan, yang membantu melawan penyakit, dalam darah pasien onkologi.

Studi lain menunjukkan bahwa penderita kanker payudara yang berolahraga secara teratur, terutama mendaki gunung, percaya bahwa aktivitas fisik dapat membantu pemulihan mereka dari pengobatan kanker.

Membahagiakan diri

Penelitian menunjukkan bahwa mendaki gunung dapat menjadi terapi tambahan dan membantu orang yang sedang depresi berat yang disertai dengan rasa putus asa.

Bagi mereka yang tidak menderita depresi, mendaki gunung pun bisa membantu memperbaiki kondisi mental.

"Berada di alam, jauh dari bisnis kehidupan kita sehari-hari dan teknologi, dapat memungkinkan orang untuk berhubungan dengan diri mereka sendiri dan alam dengan cara yang membawa kedamaian dan rasa kesejahteraan," kata REI Outdoor Programs and Outreach New England Market Manager, Leigh Jackson-Magennis.

Meningkatkan kreatifitas

Penelitian menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di luar rumah meningkatkan tingkat kepekaan dan kreativitas sebanyak 50 persen dalam memecahkan masalah.

Para penulis penelitian juga menunjukkan bahwa menghabiskan waktu di alam bisa menjauhkan seseorang dari manfaat buruk teknologi.

"Ini adalah cara untuk menunjukkan bahwa berinteraksi dengan alam memiliki keuntungan untuk meningkatkan kreativitas dalam pemecahan masalah," kata salah satu penulis penelitian, David Strayer.

Kurangnya interaksi dengan teknologi dan lebih fokus berinteraksi dengan alam dan udara segar, adalah faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kreativitas tersebut.

[Gambas:Video CNN] (agr)