5 Panduan untuk Turis yang Pertama Kali ke India

CNN Indonesia | Rabu, 19/06/2019 17:04 WIB
5 Panduan untuk Turis yang Pertama Kali ke India Pemandangan kota Darjeelingdi Bengal Barat, India. (Istockphoto/Alexander Reshnya)
Jakarta, CNN Indonesia -- India ramai dikunjungi turis mancanegara sepanjang bulan Oktober sampai Februari. Masa ini disebut musim dingin di India, karena suhu udara bakal lebih sejuk.

Lalu musim panas berlangsung bulan Maret sampai May. Di masa ini, suhu udara bakal terasa lebih gerah.

Musim pasang berlanjut di bulan Mei sampai Oktober. Hujan dan banjir akan mewarnai hari-hari di masa ini.



Selain ramalan cuaca, visa, dan paspor, berikut ini sejumlah hal yang perlu dipersiapkan turis yang baru pertama kali datang ke India:

1. Antisipasi mental

Suasana India disebut tidak berbeda dengan Jakarta; ramai dan ruwet. Sama seperti destinasi wisata lain di dunia, tentu saja ada banyak oknum penipu yang mengincar turis.

Sebaiknya berpakaian sederhana saat datang, kalau bisa tak perlu menunjukkan diri kita seorang turis seperti dengan memamerkan kamera mahal.

Akan ada banyak pengemudi taksi, becak, atau resepsionis hotel yang merayu kita untuk menggunakan jasanya, sebagian besar dengan tawaran menarik di awal namun berujung mahalnya harga kemudian.

Pemesanan tempat menginap dan mobil sewa sebelum datang sebenarnya bisa mencegah diri menjadi korban penipuan modus mereka.

Tapi jika terlanjur menjadi korban, jangan panik. Hitung uang yang terlanjur hilang. Jika dinilai masih murah, sebaiknya ikhlaskan saja dan lanjut mawas diri keesokan harinya.

2. Santai

Sebelum datang, ketahui dulu durasi dan jarak objek wisata yang bakal dituju. Perhitungkan juga cuaca di hari perjalanan.

Jangan memaksakan datang ke banyak tempat yang mengakibatkan badan kelelahan dan perjalanan wisata jadi menyebalkan.

3. Hindari keramaian

Ketahui bahwa objek wisata di India tak hanya ramai dengan turis mancanegara, tapi juga dengan turis lokal. Datang lebih pagi ke objek wisata yang dituju bisa jadi jalan keluar yang tepat.

Bisa juga mengunjungi objek wisata di luar daftar yang populer. Kerala yang berpemandangan bukit atau Goa yang berpemandangan pantai patut diperhitungkan, selain ke Mumbai atau New Delhi.


4. Jaga kesehatan

Ada banyak cerita mengenai turis yang mengalami gangguan pencernaan saat ke India. Intinya jangan memaksakan diri makan atau minum yang tak biasa dikonsumsi, sehingga kesehatan tetap bisa dipantau.

Hindari mengkonsumsi makanan atau minuman dari tempat penjualan yang terlihat jorok. Waspada juga dengan makanan atau minum yang ditawarkan oleh orang tidak dikenal.

Jika sudah terlanjur sakit mari kembali ke poin pertama: jangan panik.

5. Ringkas

Kemaslah barang bawaan seringkas mungkin, sehingga bisa dengan mudah berpindah tempat atau alat transportasi.

Taruh uang tunai di beberapa tempat, sehingga masih ada uang cadangan jika mengalami kecopetan atau kemalingan. Konsep yang sama bisa diterapkan untuk dokumen penting seperti paspor atau kartu kredit.

Berpakaianlah yang sopan, karena penduduk India masih sangat menjunjung tinggi adat ketimuran.


[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)