Studi yang dipublikasikan di BMJ juga menemukan bahwa tidur lebih dari tujuh hingga delapan jam setiap malamnya memiliki risiko kanker payudara yang lebih rendah. Ditemukan pula sedikit hubungan insomnia dengan kanker payudara.
Penelitian ini menganalisis informasi lebih dari 400 ribu perempuan dari bank data Biobank Inggris dan Breast Cancer Association Consortium.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidur mungkin menjadi faktor risiko penting untuk kanker payudara, walaupun tidak sebesar faktor lain seperti indeks massa tubuh atau alkohol," kata peneliti Rebecca Richmond dari University of Bristol, Inggris, dikutip dari CNN.
Peneliti lainnya, Caroline Relton menjelaskan, tidur memiliki konsekuensi sistemik dan menjangkau kesehatan manusia secara luas.
"Pesan dari penelitian ini adalah bahwa mungkin orang tidak menghargai bahwa tidur itu benar-benar penting dan memiliki manfaat kesehatan."
Lihat juga:Cara Ampuh Ubah Kebiasaan Begadang |
Di Indonesia, data juga menunjukkan kanker payudara merupakan kanker yang paling banyak terjadi pada perempuan bersamaan dengan kanker serviks.
[Gambas:Video CNN] (ptj/asr)