Meneguk Manfaat Spirulina Si Ganggang Hijau-Biru

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 04/07/2019 19:10 WIB
Meneguk Manfaat Spirulina Si Ganggang Hijau-Biru Ilustrasi spirulina (Foto: Istockphoto/Rocky89)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di zaman kiwari, suplemen alami lebih digemari ketimbang vitamin yang tersedia luas di pasaran. Salah satunya adalah spirulina. Manfaat spirulina bisa diperoleh berkat kandungan nutrisi yang ada di dalamnya.

Spirulina merupakan jenis mikroalga biru-hijau yang biasa tumbuh di air tawar maupun air asin. Tumbuhan ini umumnya memiliki kandungan garam yang tinggi.

Berikut manfaat spirulina dirangkum dari berbagai sumber.


1. Menyehatkan usus
Spirulina bisa dicerna tubuh dengan mudah dan bermanfaat bagi sistem pencernaan.

Dalam sebuah riset pada 2017, eksperimen pada tikus tua membuktikan spirulina bisa menjaga kesehatan bakteri pencernaan selama proses penuaan.

Namun, minimnya serat pada spirulina membuatnya harus dikonsumsi berbarengan dengan makanan lain dengan kandungan serat yang tinggi. Sebagai pilihan, Anda bisa menambahkan serbuk spirulina ke dalam jus sayur atau salad.

2. Antioksidan dan antiinflamasi
Proses oksidasi bisa merusak sel tubuh. Kerusakan sel bisa mengakibatkan inflamasi atau peradangan. Ini-lah yang berkontribusi pada timbulnya ragam penyakit kronis seperti kanker.

Spirulina bisa diandalkan untuk urusan menghalau oksidasi. Ganggang satu ini punya komponen antioksidan yang disebut phycocyanin. Komponen ini pula yang memberikan spirulina warna biru-hijau.

Phycocyanin diketahui dapat melawan radikal bebas dan mencegah inflamasi.

3. Turunkan tekanan darah
Studi kecil pada 2016 menemukan bahwa konsumsi spirulina selama tiga bulan dapat menurunkan tekanan darah. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko penyakit kardiovaskular.

4. Tingkatkan kekuatan dan ketahanan otot
Kegiatan olahraga berkontribusi pada lemahnya otot. Makanan dari tanaman tertentu yang mengandung antioksidan bisa membantu meminimalisasi kerusakan otot.

Spirulina disebut ampuh meningkatkan kekuatan dan ketahanan otot. Pada dua studi berbeda, spirulina diketahui meningkatkan ketahanan tubuh secara signifikan saat orang mengalami kelelahan.

5. Detoksifikasi tubuh dari logam berat
Kontaminasi logam berat, khususnya arsenik, jadi masalah di berbagai negara. Wilayah timur dunia dinilai mengalami kontaminasi arsenik berat.

Mengutip Dr Axe, sebuah riset menemukan spirulina dapat membantu proses detoksifikasi tubuh dari logam berat. Sebanyak 24 pasien yang terkontaminasi logam berat diberikan ekstrak spirulina (250 miligram) dan zinc (2 miligram) sebanyak dua kali sehari. Hasilnya, sebanyak 47 persen pasien mengalami penurunan kadar arsenik dalam tubuh.

6. Kurangi kolesterol
Ekstrak spirulina bisa membantu menurunkan kadar kolesterol. Pada 2016, tinjauan sistematis dan metaanalisis menemukan, suplemen spirulina bisa memberikan efek positif pada lipid darah atau lemak pada darah.

Dengan begitu, spirulina diketahui mampu menaikkan kadar kolesterol baik alias HDL dan menurunkan kolesterol jahat atau LDL.

7. Redakan gejala alergi
Alergi pada debu atau bulu hewan biasanya menimbulkan reaksi hidung bengkak. Reaksi ini disebut rinitis alergi. Spirulina bisa membantu mengurangi reaksi alergi.

Studi pada 2013 menyebut, spirulina bisa meredakan peradangan rongga hidung dan menurunkan histamin tubuh. Histamin merupakan zat kimia yang diproduksi sel tubuh ketika mengalami reaksi alergi dan infeksi.

[Gambas:Video CNN] (els/asr)