7 Teknik Memaksimalkan Perabot di Kamar Hotel

CNN Indonesia | Jumat, 05/07/2019 19:49 WIB
7 Teknik Memaksimalkan Perabot di Kamar Hotel Ilustrasi. (Istockphoto/tulcarion)
Jakarta, CNN Indonesia -- Barang-barang yang disediakan di dalam kamar hotel sebenarnya memiliki banyak fungsi ganda.

Bagi yang belum tahu, berikut ini sejumlah teknik rahasia memaksimalkan benda dalam kamar hotel yang populer diterapkan pelancong seperti yang dikutip dari AsiaOne dan berbagai sumber lainnya:

1. Rebus salad di termos listrik


Banyak turis yang mengatakan kalau termos listrik ialah benda terkotor di kamar hotel karena paling jarang dibersihkan.

Tapi jika sudah dicuci bersih, termos listrik berguna untuk dijadikan "kompor dadakan" bagi turis yang sedang berhemat atau tidak memesan kamar dengan paket sarapan.

Dengan termos listrik, kita bisa merebus telur dan sayuran sebagai bahan salad, membuat bubur gandum, atau menu instan lainnya.


2. Soket USB di TV

Tak perlu panik jika tidak melihat banyak soket listrik di dinding kamar hotel.

Jika jeli meneliti barang elektronik yang terpajang di sekitar, misalnya alarm atau TV, sebenarnya ada banyak soket USB yang bisa digunakan untuk mengisi daya baterai barang elektronik kita.

3. Gantungan baju untuk tirai

Salah satu tips memulihkan kondisi tubuh yang lelah usai penerbangan jarak jauh ialah tidur. Dalam kasus ini, ruangan bercahaya remang sangat diperlukan.

Kalau khawatir cahaya dari luar mengganggu kenyamanan tidur, turis bisa menjepit tirai dengan rapat menggunakan gantungan baju yang memiliki penjepit di kedua sisinya.

Jika merasa hotel yang dituju tak memiliki gantungan demikian, bisa juga membawa penjepit kertas di dalam koper.


4. Sauna dari keran

Sauna menjadi kegiatan yang paling pas dilakukan setelah keliling seharian di objek wisata. Namun tarif memanjakan diri biasanya tidak murah.

Turis yang kamar hotelnya dilengkapi dengan air panas sebenarnya bisa mengubah kamar mandinya menjadi sauna.

Caranya, buka keran air panas dan biarkan airnya mengalir dan tutup pintu kamar mandi selama sekitar 20 menit.

Setelah kamar mandi dirasa beruap, segera masuk dan bersihkan tubuh. Teknik ini bisa dilakukan untuk kamar mandi dengan keran pancur maupun bath tub.

Tapi ingatkan diri agar tak terlalu sering melakukannya, agar tidak terlalu banyak air bersih yang terbuang percuma.

5. Cuci dan jemur di kamar mandi

Baju yang kusut juga bisa digantung dalam kamar mandi yang beruap, karena uapnya bisa sedikit membantu menghaluskan bahan pakaian.

Kalau masih terasa lembab, bisa juga mengeringkannya dengan alat pengering rambut, dengan cara mengikat ujung-ujung bahan pakaian sehingga angin dari alat pengering menggembungkan baju atau celana basah.

Kamar hotel di Eropa atau Amerika juga biasanya dilengkapi dengan radiator alias pemanas berbentuk tiang-tiang kecil.

Selain untuk mengeringkan handuk, radiator juga bisa digunakan untuk menjemur pakaian sampai kering, terutama pakaian dalam yang berbahan tipis.

6. Scrub dari minuman bubuk

Hotel biasanya memberikan kopi hitam, gula, dan krimer secara gratis untuk setiap kamar.

Gunakan tiga bahan makanan tersebut untuk membuat masker penghalus kulit, dengan cara mencampurkannya dengan pelembab wajah atau tubuh.

Usai mencampur semuanya, silakan gosok di kaki, siku atau bibir agar kulit kering menghilang.

7. Speaker dari gelas

Tak sedikit turis yang takut tidur sendirian dalam kamar hotel, sehingga mereka harus menyalakan TV semalam suntuk.

Jangan boros listrik, sebaiknya dengarkan lagu, audiobooks, radio, atau podcast melalui telepon genggam.

Jika merasa suaranya kurang keras, bisa meletakkan bagian pengeras suara di telepon genggam yang diletakkan dalam gelas kosong.


[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)