HPV merupakan virus yang ditularkan secara seksual dan terkait dengan lebih dari 99 persen kanker serviks, 99 persen kanker dubur, 70 persen kanker vagina dan vulva, dan lebih dari 60 persen kanker.
Melalui vaksin ini, diprediksi sekitar 100 ribu kasus kanker dapat dicegah di Inggris dalam 40 tahun ke depan. Public Health England (PHE) menyatakan program vaksinasi ini dapat mencegah sekitar 64 ribu kanker serviks dan hampir 50 ribu kanker non-serviks pada tahun 2058.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penelitian menunjukkan sejak anak-anak perempuan Inggris mendapatkan vaksin HPV itu, infeksi akibat virus tersebut menurun 86 persen pada usia 16-21 tahun di Inggris. Studi lain juga menunjukkan vaksin tersebut mengurangi penyakit pra-kanker serviks pada perempuan hingga 71 persen.
Pengamat kesehatan dari University College London menilai program vaksinasi ini merupakan langkah yang tepat.
"Vaksin HPV telah menunjukkan 10 tahun keberhasilan dalam melindungi anak perempuan dari terkena kanker serviks. Tampak jelas ... bahwa anak laki-laki yang divaksinasi akan mendapat manfaat tidak terkena kanker pada penis, anus, dan risiko kanker kepala dan leher yang berkurang," kata Weiss dikutip dari Reuters.
Inggris merupakan satu dari sedikit negara di dunia yang fokus untuk mencegah kanker dengan memberikan vaksin HPV sebagai bagian dari program nasional. Sementara itu, Indonesia masih belum menerapkan vaksin HPV ini dalam program nasional untuk mencegah kanker yang berhubungan dengan HPV. (ptj/chs)