Inggris Siapkan 100 Ribu Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki

tim, CNN Indonesia | Jumat, 12/07/2019 09:13 WIB
Inggris Siapkan 100 Ribu Vaksin HPV untuk Anak Laki-laki ilustrasi vaksin hpv (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Inggris tengah berusaha keras untuk mencegah kanker. Inggris kini menyiapkan 100 ribu vaksin human papillomavirus (HPV) untuk anak laki-laki sebagai upaya mencegah kanker leher rahim, mulut, anus, dan alat kelamin.

HPV merupakan virus yang ditularkan secara seksual dan terkait dengan lebih dari 99 persen kanker serviks, 99 persen kanker dubur, 70 persen kanker vagina dan vulva, dan lebih dari 60 persen kanker.

Melalui vaksin ini, diprediksi sekitar 100 ribu kasus kanker dapat dicegah di Inggris dalam 40 tahun ke depan. Public Health England (PHE) menyatakan program vaksinasi ini dapat mencegah sekitar 64 ribu kanker serviks dan hampir 50 ribu kanker non-serviks pada tahun 2058.


Mulai September mendatang, anak laki-laki berusia 12-13 tahun akan diberikan vaksin oleh pemerintah Inggris secara cuma-cuma sebagai bagian dari program nasional. Program ini merupakan lanjutan program vaksinasi HPV di Inggris yang sudah berlangsung sejak 2008 lalu. Awalnya, vaksin ini hanya diberikan pada anak perempuan.  


Penelitian menunjukkan sejak anak-anak perempuan Inggris mendapatkan vaksin HPV itu, infeksi akibat virus tersebut menurun 86 persen pada usia 16-21 tahun di Inggris. Studi lain juga menunjukkan vaksin tersebut mengurangi penyakit pra-kanker serviks pada perempuan hingga 71 persen.

Pengamat kesehatan dari University College London menilai program vaksinasi ini merupakan langkah yang tepat. 

"Vaksin HPV telah menunjukkan 10 tahun keberhasilan dalam melindungi anak perempuan dari terkena kanker serviks. Tampak jelas ... bahwa anak laki-laki yang divaksinasi akan mendapat manfaat tidak terkena kanker pada penis, anus, dan risiko kanker kepala dan leher yang berkurang," kata Weiss dikutip dari Reuters.


Inggris merupakan satu dari sedikit negara di dunia yang fokus untuk mencegah kanker dengan memberikan vaksin HPV sebagai bagian dari program nasional. Sementara itu, Indonesia masih belum menerapkan vaksin HPV ini dalam program nasional untuk mencegah kanker yang berhubungan dengan HPV. (ptj/chs)