Go-Food Mulai Jalankan Program Kurangi Sampah Plastik

CNN Indonesia | Jumat, 26/07/2019 21:15 WIB
Go-Food Mulai Jalankan Program Kurangi Sampah Plastik Ilustrasi sampah plastik (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sampah plastik sudah tak terkendali. Go-Food bekerja sama dengan sejumlah merchant untuk mengurangi sampah plastik.

Co-founder Gojek Grup, Kevin Alwin mengatakan, beberapa solusi masih berada pada tahap awal. "Kami sudah melakukan beberapa hal seperti bekerja sama dengan merchant," kata Kevin di Kantor Gojek, Senin (22/7).

Sebut saja penggunaan sendok dan garpu plastik. Sebelumnya, hampir semua merchant memberikan sendok dan garpu plastik secara cuma-cuma. Kini, beberapa merchant sudah menerapkan biaya tambahan untuk sendok dan garpu plastik.


Selain itu, Kevin melanjutkan, ada pula merchant yang melakukan inovasi dengan membuat sendok, garpu, dan kotak makanan berbahan kertas. Beberapa merchant juga bekerja sama dengan perusahaan ramah lingkungan untuk membuat peralatan makan berbahan plastik yang mudah terurai.

Dalam kesempatan yang sama, CEO Gojek Grup Nadiem Makarim mengatakan bahwa konsumen jadi kunci suksesnya gerakan mengurangi sampah plastik.

"Untuk pemecahan masalah itu [sampah plastik], kuncinya di konsumen. Kalau konsumen tidak mau membayar ekstra untuk menghilangkan plastik, menurut saya akselerasinya mandek," kata Nadiem.

Penggunaan plastik dalam kebutuhan sehari-hari sudah kadung menjadi kebiasaan masyarakat. Meski terkesan praktis, kebiasaan ini menjadi salah satu penyebab menumpuknya sampah di lautan.

Saat ini, diperkirakan sebanyak 150 juta ton plastik mengambang di lautan. Plastik merupakan bahan yang tak mudah terurai dan memiliki masa hidup panjang. Saat terurai, plastik menyisakan partikel-partikel kecil bernama mikroplastik yang bisa mengancam Bumi.

[Gambas:Video CNN] (din/asr)