Pekan ASI Sedunia

Tips Simpan ASI Perah Tanpa Kulkas Saat Listrik Padam

tim, CNN Indonesia | Minggu, 04/08/2019 16:37 WIB
Tips Simpan ASI Perah Tanpa Kulkas Saat Listrik Padam ilustrasi ASI (Istockphoto/Reptile8488)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gangguan listrik padam terjadi di beberapa wilayah di Jabodetabek, Banten, sebagian Jawa Barat, dan Jawa Tengah tak cuma berakibat pada aktivitas harian seperti menonton televisi, mencuci, menyeterika dan lainnya.

Bagi ibu yang masih menyusui, pemadaman listrik juga jadi masalah besar. Air susu ibu atau ASI yang sudah diperah dan dimasukkan dalam botol biasanya disimpan dalam lemari es. Tak dimungkiri jika lemari es menjadi peralatan paling penting bagi ibu menyusui.

Agar ASI bisa tahan lama, penyimpanan di lemari es memang sangat disarankan. Abigail Morakinyo, perawat dan pendiri Health in Check mengungkapkan bahwa ASI dalam botol yang disimpan di kulkas bisa bertahan sampai lima hari dengan temperatur 2-4 derajat Celcius atau kurang.



Sedangkan untuk penyimpanan ASI dalam freezer, ASI bisa bertahan enam bulan hingga satu tahun. Namun semuanya dengan catatan lemari es tak terlalu sering dibuka tutup.

"Namun ASI yang disimpan dalam suhu ruangan bisa bertahan sampai empat jam."

Namun dalam kondisi listrik padam seperti sekarang ini, bagaimana nasib ASI di kulkas? Bisakah ASI bertahan di suhu ruang?

Selain soal suhu lemari es, ketahanan ASI juga dipengaruhi oleh sterilitas wadah penyimpanan.

Wadah yang baik adalah kaca atau plastik yang sudah steril. Untuk itu Anda harus memastikan wadah penyimpanan ASI Anda tetap steril sebelum menuangkan ASI perah.

Jika listrik padam cukup lama dan lemari es tak berfungsi, maka penyimpanan ASI bisa dilakukan dengan menggunakan cooler box, termos es, atau styrofoam yang diisi dengan es batu. Pastikan suhu simpannya semakin rendah, dengan demikian umur simpan ASI juga akan jadi semakin lama.


Semakin banyak es batu yang ada dalam cool box maka suhu akan semakin rendah dan ASI bisa bertahan sampai 24 jam. Jika esnya semakin sedikit dan suhu semakin panas maka umur simpannya pun juga jadi semakin pendek.

Sama seperti kondisi dalam lemari es, ASI perah yang disimpan dalam wadah pendingin non lemari es ini juga tak boleh terlalu sering dibuka tutup untuk menghindari es batu terlalu cepat mencair.

Selain es batu, ice pack gel juga bisa digunakan untuk mendinginkan ASI dalam wadah pendingin ASI non lemari es. Biasanya daya beku ice pack gel ini juga jauh lebih lama dibanding dengan es batu. (chs)