Kiat Memasak Daging Agar Rendah Kolesterol

tim, CNN Indonesia | Senin, 12/08/2019 17:58 WIB
Kiat Memasak Daging Agar Rendah Kolesterol Memasak daging dengan cara yang tepat dapat membantu Anda mengelola kadar kolesterol, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke.(Pixabay/miriangil)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perayaan Idul Adha identik dengan beragam olahan daging, mulai dari sate, gulai, tongseng, atau sop daging. Bila memiliki cukup banyaknya persediaan daging di kulkas, tentu membuat Anda bisa mengolahnya jadi beragam masakan lezat.

Hanya saja, keseringan mengonsumsi daging merah telah dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung akibat kolesterol. Mengutip Web MD, daging merah tinggi akan lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolesterol jahat LDL dalam darah. Bila Kadar kolesterol tersebut tinggi, risiko penyakit jantung pun ikut meningkat.


Walau begitu, bukan berarti daging merah harus absen dari meja makan. Pasalnya, daging merah mengandung banyak zat besi, yang sangat diperlukan terutama bagi remaja perempuan dan perempuan dewasa muda selama masa subur.


Selain itu, daging merah juga merupakan pemasok vitamin B12, berfungsi menjaga saraf dan sel darah merah tetap sehat. Kadar seng yang tinggi juga dapat menjaga sistem kekebalan tubuh. Tak ketinggalan, daging merah juga menyediakan protein, yang membantu membangun otot dan tulang.

"Orang tak perlu berhenti mengonsumsi daging merah," kata Christine Rosenbloom, PhD, RFD seorang profesor nutrisi di Georgia State University dalam Web MD.

"Cukup membuat pilihan yang lebih baik, dalam segi pilihan daging serta mengatur porsi."

Gulai kambing menjadi salah satu makanan favorit orang Indonesia.Foto: Istockphoto/ShutterOK
Gulai kambing menjadi salah satu makanan favorit orang Indonesia.

Cara lain yang juga dapat dilakukan ialah dengan kiat memasak yang tepat. Heart.org merilis beberapa cara untuk mengurangi lemak jenuh dan lemak trans pada daging yang berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Berikut beberapa cara memasak daging untuk mengurangi kolesterolnya:

1. Pilih bagian daging yang tepat
Untuk daging kambing, potongan daging yang paling sedikit lemaknya terdapat di area paha, kaki, dan area pinggang. Sedangkan sapi, Anda bisa memilih bagian has dan bahu.

Namun bila tak memiliki kesempatan untuk memilih bagian daging, cukup pastikan daging tidak 'diselimuti' oleh lapisan lemak. Anda bisa menyingkirkan lapisan lemak sebelum dimasak.

2. Rebus 3 kali 
Selain menghilangkan bau, merebus daging juga dapat melunturkan lemak. Caranya rebus daging dalam air bersuhu ruang terlebih dahulu, lalu panaskan dengan api sedang. Bila sudah mendidih, matikan api, dan buang air rebusan. Lakukan langkah ini sebanyak 2-3 kali. Buang semua sisa rebusan termasuk lemak-lemak yang mengeras.

3. Buang semua lapisan lemak 
Ini merupakan cara paling efektif untuk mengurangi jumlah lemak jenuh yang berpotensi meningkatkan kolesterol akibat makan daging yang dicampur dengan santan. Lebih baik lagi, bila Anda benar-benar memilih potongan daging tanpa lemak bila ingin mengolahnya dengan santan.


4. Sop, panggang, atau bakar
Santan memiliki kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi, sehingga memasak daging berlemak dengan santan, dapat meningkatkan jumlah lemak jenuh pada makanan, yang akhirnya meningkatkan kadar kolesterol. Ketimbang memasaknya dengan santan atau minyak, olahan sop daging kuah bening, daging panggang, sate, atau steak dapat menjadi pilihan yang lebih baik.

Siap mengolah stok daging kurban menjadi olahan yang lebih sehat dan rendah kolesterol?



(ayk)