Mendeteksi Kesehatan Lewat Bentuk Tubuh dan 'Lemak'

tim, CNN Indonesia | Jumat, 30/08/2019 13:17 WIB
Mendeteksi Kesehatan Lewat Bentuk Tubuh dan 'Lemak' ilustrasi: Bentuk tubuh 'jam pasir' digadang-gadang sebagai tubuh yang paling sehat. (SplitShire)
Jakarta, CNN Indonesia -- Buat sebagian orang, bentuk tubuh turut menentukan pilihan busana. Namun di balik bentuk tubuh tersimpan informasi seputar kesehatan secara menyeluruh. Indikatornya jelas lemak tubuh. 

Letak simpanan lemak yang berbeda membawa konsekuensi kesehatan berbeda pula. Lemak subkutan (subcutaneous fat) banyak terdapat di paha dan bokong. Lemak ini punya fungsi sebagai tempat penyimpan energi dan melindungi tulang serta otot dari cedera.

Sebaliknya, American Diabetes Association (ADA) menyebut lemak bisa memunculkan penyakit saat jumlahnya berlebihan. Selain lemak subkutan, ada pula lemak visceral. Dalam sebuah studi, rupanya lemak ini berkaitan dengan diabetes, hipertensi dan resistensi insulin. 


Oleh karena itu, berikut empat jenis bentuk tubuh berdasarkan letak lemak plus dampak kesehatannya. 


1. Tubuh 'apel'

Bentuk 'apel' berarti orang membawa lemak di bagian tengah tubuh dengan sedikit lemak di lengan, pinggul, dan kaki. Bentuk tubuh seperti ini sering dikaitkan dengan beragam risiko penyakit. 

"Jika seseorang memiliki tubuh berbentuk apel, biasanya berarti orang ini memiliki rasio pinggang-pinggul yang besar, yang menunjukkan banyak lemak visceral," kata Tamyra Rogers, praktisi kesehatan di San Antonio, Texas, AS melansir dari Livestrong (21/8). 

Menurut dia, penyakit yang berhubungan dengan peradangan atau inflamasi berasosiasi dengan kadar lemak visceral tinggi misalnya diabetes dan penyakit kardiovaskular. 

Meski lebih berbahaya daripada lemak subkutan, lemak visceral lebih mudah dienyahkan. Aerobik dan latihan kekuatan bisa membantu melunturkan lemak visceral. Selain itu, ahli juga menyarankan untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya 150 menit per minggu. 

ilustrasi apelFoto: morgueFile/pippalou
ilustrasi apel

2. Tubuh 'pir'

Orang dengan lemak terfokus pada bokong dan pinggul serta sedikit lemak pada pundak dan dada digambarkan sebagai tubuh bentuk 'pir'. 

"Bentuk tubuh pir lebih aman karena lemak tersimpan di kaki dan tak begitu berpotensi mencapai organ vital. Di samping itu, orang dengan tipe tubuh seperti ini punya masalah dengan pembuluh darah dan sendi karena harus menopang beban tubuh," jelas Lina Velikova, ahli imunologi klinis dan profesor di Medical University of Sofia, Bulgaria. 

3. Tubuh 'papan'

Tubuh 'penggaris' alias lurus nyaris tanpa lekukan sering dianggap sehat dan tanpa masalah. Padahal, ini tak sepenuhnya benar. Bukan berarti pemilik tubuh lurus tidak memiliki lemak dan sehat. 

Indeks massa tubuh (BMI) mungkin berada di angka normal. Namun tetap saja mereka masih membawa lemak visceral di sekitar organ tubuh. Lemak bisa saja menghadirkan masalah kesehatan serupa dengan pemilik tubuh apel. 

"Pemilik tubuh ini umumnya kehilangan kepadatan tulang dari waktu ke waktu, dan mengarah pada osteoporosis," kata Velikova. 

ilustrasi jam pasirFoto: yaxi49/Pixabay
ilustrasi jam pasir


4. Tubuh 'jam pasir'

Tubuh 'jam pasir' digadang-gadang sebagai tubuh yang paling sehat. Tubuh dengan ukuran pinggul dan payudara tak jauh beda serta ukuran pinggang kecil cenderung tidak memiliki banyak risiko kesehatan terkait lemak visceral. 

Akan tetapi Rogers berkata lemak visceral tetap ada di seputaran organ atau lemak subkutan di area perut. Demi menjaga agar tidak timbul penyakit, sebaiknya jaga pola makan dengan konsumsi lemak sehat, rendah karbohidrat dan olahraga teratur. (chs)